Advertisement
Marak Terduga Teroris, Indekos dan Rumah Kontrakan di Sleman Akan Didata
Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun. - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Penangkapan terduga teroris marak terjadi di Sleman. Pemkab Sleman memerintahkan aparat di kecamatan juga desa melakukan pendataan, terutama kawasan yang padat penduduk yang terdapat indekos.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan pihaknya sudah memerintahkan mulai dari kecamatan juga desa melakukan sensus. "Kita sudah mulai dari awal Juni, baru tanggal 25 bulan ini kita lihat laporannya," jelas Sri Muslimatun pada wartawan, Jumat (20/7/2018).
Advertisement
Sri Muslimatun berharap dari maraknya penangkapan terduga teroris di Sleman tidak mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.
"Itu kan mereka yang ditangkap itu orang-orang yang ngontrak rumah, makanya pengawasan oleh warga sekitar itu penting," jelas Sri Muslimatun.
Paling terakhir penangkapan terduga teroris dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri pada Rabu (18/7/2018) terhadap dua orang terduga teroris di Jalan Perumnas, Dusun Ngropoh, Desa Condongcatur, Depok dan di Jalan Jogja-Solo, Dusun Keniten, Desa Tamanmartani, Kalasan.
Ia mengatakan sensus dilakukan mulai dari RT, RW juga dusun. "Nanti bakal dilihat ini KKnya berapa, kos-kosannya berapa orang, dari mana saja," kata Sri Muslimatun.
Selain juga melakukan pendataan, Sri Muslimatun mengatakan masyarakat mulai menggiatkan lagi siskamling. "Masyarakat juga harus peduli satu sama lain, apabila ada tetangga, harus tahu itu siapa dari mana," ungkapnya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Jadwal KA Prameks Hari Ini 16 April 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement









