Penanaman di Sungai Oya Picu Sedimentasi, Pemkab Diminta Bertindak
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Bupati Bantul Suharsono saat melihat produk hasil peternakan Bantul di SD Unggulan Muhammadiyah, Mrican, Donotirto, Kecamatan Kretek, Senin (23/7/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL -- Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Bantul meluncurkan promosi produk peternakan di SD Unggulan Muhammadiyah, Dusun Mriyan, Donotirto, Kretek, Senin (23/7/2018). Diharapkan dengan promosi itu dapat mengenalkan produk peternakan asli Bantul.
Selain itu, saat peluncuran tidak hanya dipamerkan hasil produksi peternakan, tetapi juga dibagikan paket makanan kepada siswa sekolah dasar di Bantul. Pemberian paket makanan berprotein sebanyak 3.000 bungkus sebagai cara memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya makanan berprotein dalam perkembangan anak.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, DP2KP Bantul Joko Waluyo mengatakan promosi produksi hasil peternakan Bantul bukan semata-mata mengenalkan produk dari olahan hasil peternakan milik warga. Namun di dalam promosi juga dilakukan pemberian makanan sehat dan berprotein kepada siswa SD di Bantul.
“Jadi di satu sisi kami mengenalkan produk olahan makanan dari peternakan, di satu sisi juga mengenalkan makanan sehat kepada masyarakat, khususnya anak-anak,” katanya kepada wartawan, Senin kemarin.
Menurut dia, Bantul merupakan salah satu lumbung ternak di DIY. Hal ini dibuktikan dari banyaknya suplai olahan ternak yang dipasok dari peternak di Bumi Projotamansari.
“Contohnya daging, 70 persen kebutuhan di DIY dipasok dari Bantul. Untuk produk banyak mulai dari telur, daging hingga aneka olahan lain seperti susu dan lain sebagainya,” ucap dia.
Sementara itu, untuk pembagian 3.000 paket makanan berprotein diberikan kepada 3.000 siswa SD di 16 sekolah di Bantul. Setiap paket yang diberikan berisi bakso goreng dari olahan daging sapi, telur bebek, telur puyuh dan yogurt.
“Harapannya dengan pembagian ini bisa menjadi stimulan kepada masyarakat untuk dapat meningkatkan konsumsi makanan hewani yang kaya protein. Tujuannya agar tumbuh kembang anak dapat sehat dan cerdas,” katanya.
Bupati Bantul Suharsono mendukung penuh upaya DP2KP meluncurkan dan membagikan paket makanan berprotein kepada anak-anak. Program tersebut juga sebagai upaya mewujudkan masyarakat Bantul yang sehat cerdas dan sejahtera.
“Ini sangat bagus karena memberikan banyak manfaat. Di satu sisi, para peternak bisa terbantu dalam memasarkan. Di sisi lain juga membantu anak-anak mendapatkan makanan yang memiliki gizi yang cukup,” jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Kaesang Pangarep menyatakan siap maju sebagai caleg DPR di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. PSI menyiapkan konsolidasi hingga tingkat RT.
Tiga kandang ayam di Kedawung, Sragen, terbakar selama 4,5 jam. Sebanyak 54.000 ekor ayam mati, satu penjaga terluka, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
Harga pangan nasional hari ini, telur ayam ras Rp29.600 per kg, bawang merah Rp42.150 per kg, dan cabai rawit merah Rp54.400 per kg.
Menpar Widiyanti menargetkan Geopark Ijen mempertahankan predikat green card UNESCO melalui penguatan pengelolaan dan revalidasi pada Agustus 2026.