Advertisement

Duh, Jumlah Penderita HIV/AIDS Terus Bertambah

Jalu Rahman Dewantara
Selasa, 04 September 2018 - 15:20 WIB
Arief Junianto
Duh, Jumlah Penderita HIV/AIDS Terus Bertambah Ilustrasi HIV - AIDS. (Harian Jogja)

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Jumlah penderita HIV dan AIDS di Gunungkidul terus meningkat. Hingga tahun ini, jumlahnya mencapai lebih dari 500 orang.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Priyanta Madya Satmaka mengatakan data jumlah temuan penderita HIV per Juni 2018 mencapai 337 orang Sementara untuk AIDS sebanyak 208. "Jumlah itu merupakan akumulasi sejak 2006. Khusus tahun ini yang kita temukan ada 36 penderita HIV dan 21 penderita AIDS dengan rentang usia anak-anak hingga dewasa," kata Priyanta Madya, Selasa (4/9/2018).

Advertisement

Dia mengatakan sejumlah upaya untuk mengungkap dan melakukan penekanan terhadap persebaran penyakit ini terus dilakukan oleh pihaknya. Di antaranya adalah sosialisasi yang menyasar ke masyarakat usia muda hingga dewasa. Ini lantaran  pergaulan kaum muda yang kelewat batas berpotensi terserang penyakit ini.

Bagi yang telah terdeteksi mengidap penyakit tersebut, Dinkes melakukan penanganan medis. "Mereka yang terkena penyakit ini terus kami pantau dan dampingi dalam pengobatannya," ujar Priyanta.

Beberapa program seperti pemeriksaan ibu hamil, kaum muda dan pemeriksaan lainnya juga terus dilakukan oleh Dinkes Gunungkidul. Sedangkan soal stigma buruk bagi para penderita, Priyanta berharap masyarakat menghilangkan anggapan negatif tersebut. Menurutnya para penderita perlu mendapat dukungan agar bangkit dari keterpurukan. 
Programmer HIV Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Gunungkidul, Ani Hidayati menjelaskan dari ratusan pendertia Aids yang tercatat, terdapat sekitar 3,5% adalah anak-anak. "Biasanya ini terjadi karena anak-anak tertular oleh orang tuanya yang terlebih dulu kena penyakit ini," kata Ani.

Adapun persentase jumlah penderita HIV dan AIDS, kata Ani didominasi oleh laki-laki yakni sebesar 55%. Sisanya perempuan sebanyak 45%.

Dari hasil pemetaan Dinkes, hampir seluruh kecamatan di Gunungkidul memiliki pengidap penyakit ini. Oleh karena itu, Dinkes Gunungkidul mengimbau  masyarakat untuk lebih aktif melakukan pemeriksaan.

Selain itu menjaga pergaulan agar tidak terjerumus dalam sex bebas tanpa pengaman yang berpotensi menjadi media penularan penyakit ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement