MI YAPPI Natah Gunungkidul Dibakar, Polisi Temukan Botol Berisi Solar
ksi pembakaran sekolah oleh orang tak dikenal terjadi di Madrasah Ibtidaiyah YAPPI di Kalurahan Natah, Nglipar. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Nglipar.
HIV/AIDS - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat hingga akhir September 2025 ada penambahan HIV/Aids sebanyak 61 kasus. Jumlah ini lebih banyak ketimbang temuan di 2024 dengan 53 kasus.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Zoonosis, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Yuyun Ika Pratiwi mengatakan tren penularan HIV/Aids di Gunungkidul terus fluktuatif di tiap tahunnya.
Hal ini terlihat dari data yang berhasil dikumpulkan dari beberapa tahun terakhir. Sebagai gambaran, di 2022, jumlah penderita HIV bertambah 76 kasus dan Aids sebanyak 36 kasus.
Setahun berikutnya atau tepatnya di 2023, hanya ditemukan 60 kasus HIV baru dan Aids sebanyak delapan kasus. Di 2024, jumlah penderita HIV bertambah sebanyak 44 kasus dan Aids ada sembilan kasus baru.
“Hingga September 2025, sudah ada 52 kasus HIV baru dan Aids sebanyak sembilan kasus,” kata Yuyun, Senin (4/8/2025).
Menurut dia, tren penambahan kasus masih sangat mungkin terjadi. Pasalnya, data kasus di triwulan akhir 2025 belum masuk dalam catatan penderita HIV/Aids yang baru.
Yuyun memastikan upaya pencegahan dan penanggulangan kasus akan terus dilakukan. Pasalnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan bertambahnya kasus HIV/Aids di Bumi Handayani.
Perilaku seks tidak sehat yang sering bergonta-ganti pasangan menjadi risiko tinggi penyebab terjadinya penularan. Selain itu, juga ada penularan yang disebabkan karena keturunan dari ibu yang menjadi penderita dan lainnya.
“Upaya sosialisasi akan terus digencarkan sebagai langkah untuk pencegahan agar kasus bisa terkendali,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono. Menurut dia, upaya memerangi HIV/Aids tidak hanya dalam upaya penanggulangan, tapi juga ada komitmen dari pemkab untuk memberikan perawatan kepada para pasien yang dinyatakan positif agar dapat hidup dengan normal.
Berbagai upaya yang dilakukan, salah satunya memastikan para pasien rutin mengkonsumsi obat ARV. Di sisi lain, juga memastikan adanya ketersediaan obat sehingga akses pelayanan bagi penderita dapat terjamin dengan baik.
“Pemenuhan obat harus dijaga karena pengobatan ini sangat penting bagi para penderita HIV/Aids agar dapat beraktivitas dengan normal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ksi pembakaran sekolah oleh orang tak dikenal terjadi di Madrasah Ibtidaiyah YAPPI di Kalurahan Natah, Nglipar. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Nglipar.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 23 Agustus 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Kebakaran melanda rumah adat Sade di Lombok Tengah, Sabtu malam. Petugas pemadam dikerahkan dan penyebab kebakaran masih diselidiki.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 23 Agustus 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
DPRD DIY mendukung pembatasan Pertalite, tetapi meminta pemerintah memastikan data desil 9 dan 10 sesuai kondisi ekonomi masyarakat.
Inter Milan mengawali Liga Italia 2026/27 dengan kemenangan 4-1 atas Monza. Calhanoglu, Zielinski, Esposito, dan Bisseck mencetak gol.