Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Nelayan dan warga saat melaksanakan tradisi Pisungsung Jaladri di Pantai Samas. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL – Nelayan di Pantai Samas, Desa Srigading, Sanden sudah bersiap untuk kembali melaut. Mereka pun berharap hasil tangkapan ikan yang diperoleh melimpah sehingga dapat menutupi kerugian selama tidak melaut.
Salah seorang nelayan di Pantai Samas Wiranto mengatakan, sejak beberapa bulan lalu nelayan berhenti menangkap ikan. Ini lantaran, kondisi di laut sedang tidak bersahabat karena disebabkan gelombang tinggi dan angin kencang.
“Kondisi ini terus terjadi setiap tahunnya, tapi dalam waktu dekat laut akan kembali bersahabat. Hal itu berarti nelayan kembali bisa menangkap ikan di laut,” kata Wiranto kepada Harianjogja.com, Jumat (14/9/2018).
Dia pun berharap pada saat masa tangkap hasil yang diperoleh bisa melimpah sehingga kerugian selama tidak melaut dapat tertutupi. “Mudah-mudahan ikannya melimpah dan kami dapat memperoleh pendapatan berlebih,” tuturnya.
Menurut Wiratno, selama tidak melaut banyak nelayan yang beralih pekerjaan, mulai dari bertani, menangkap kepiting di muara sungai atau mencari pasir. Meski demikian, sambung dia, masih ada nelayan yang tetap mencari ikan, tapi dengan menggunakan jaring eret yang dilempar dari pantai. “Yang paling penting, kami tetap mendapatkan penghasilan meski tidak menangkap ikan di laut,” tuturnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Jito. Menurut dia, seperti yang telah terjadi di tahun-tahun sebelumnya, setelah terjadi musim paceklik, akan ada musim tangkap yang melimpah. Dia pun berharap di tahun ini terjadi panen ikan di laut. “Mudah-mudahan ikannya bisa melimpah sehingga pendapatan nelayan meningkat,” katanya.
Menurut dia, untuk mempermudah mendapatkan ikan dan sebagai bentuk pelestarian tradisi, nelayan Samas juga sudah melakukan ritual Pisunsung Jaladri. Ritual melarung kepala kerbau ke tengah laut menggunakan kapal jukung ini dilaksanakan pada Selasa (11/9/2018), bertepatan dengan perayaan tahun baru Islam. “Selain untuk melestarikan tradisi, upacara ini juga sebagai salah satu cara menarik wisatawan berkunjung ke kawasan pantai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.