Penanaman di Sungai Oya Picu Sedimentasi, Pemkab Diminta Bertindak
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Ilustrasi nelayan. – Foto dibuat oleh AI/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kabupaten Gunungkidul akan memiliki dua Kampung Nelayan Merah Putih yang masing-masing berlokasi di kawasan Pantai Drini, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, serta di Pelabuhan Sadeng, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo.
Kepastian pembangunan saat ini tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) setelah proses pengusulan dan verifikasi lapangan oleh pemerintah pusat dinyatakan selesai.
“Tinggal penetapan saja,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, M. Johan Prasetyo, Selasa (9/6/2026).
Johan menjelaskan, awalnya usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Sadeng sempat diajukan pada 2025, namun tidak lolos verifikasi dengan alasan kawasan tersebut sudah memiliki aktivitas ekonomi yang cukup berkembang di sekitar pelabuhan.
“Sudah ada roda ekonomi berputar karena keberadaan pelabuhan sehingga kampung nelayan merah putih tidak dibangun di Sadeng,” ujarnya.
Namun pada 2026, Sadeng kembali masuk dalam nominasi pembangunan karena dinilai masih memiliki kebutuhan penguatan ekonomi nelayan kecil di kawasan tersebut.
Johan menyebut, masing-masing lokasi berpotensi mendapatkan dukungan anggaran hingga Rp22 miliar, baik untuk kawasan utama maupun penyangga.
Menurut Johan, bantuan pembangunan kampung nelayan Merah Putih meliputi pembangunan pabrik es, cold storage, bengkel mesin kapal; Penyediaan/perbaikan jalan di kawasan lokasi sentra nelayan. Selanjutnya, ada penyediaan sentra kuliner perikanan; penyediaan kios perbekalan melaut dan penyediaan balai nelayan.
Selain itu, juga ada pembangunan sarpras pengelolaan sampah atau IPAL hingga air bersih; penyediaan MCK umum. Pemberian fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU); Pemeliharaan kawasan berupa pengecatan kawasan pemukiman nelayan; Penyediaan/perbaikan sarpras fasilitas umum; pemenuhan perlengkapan pendukung usaha kelautan dan perikanan lainnya.
"Sebab, yang kami ajukan di Pantai Drini dan Sadeng merupakan yang kategori lengkap,” kata dia.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya agar program ini dapat terealisasi. Tahun sebelumnya, usulan di Sadeng belum disetujui, namun pihaknya telah diminta melakukan perbaikan dokumen.
“Kami terus berupaya bisa mengakses program ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Gunungkidul.
“Mudah-mudahan bisa segera direalisasikan,” kata Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Na Hyun-soo tampil menjanjikan di AVC Cup 2026 dan menambah opsi Hyundai Hillstate menjelang V-League 2026/2027 yang juga diperkuat Megawati Hangestri.
Aplikasi kunci gitar terbaik 2026, dari Ultimate Guitar hingga Yousician. Temukan chord dan belajar gitar dengan mudah di HP.
Bocoran MacBook Neo 2: chip A19 Pro, RAM 12GB, dan dukungan Apple Intelligence. Laptop murah Apple ini dijadwalkan rilis 2027. Simak selengkapnya!
Timnas voli Indonesia gagal lolos ke final SEA V Cup 2026 setelah kalah 1-3 dari Vietnam di semifinal. Simak jalannya pertandingan selengkapnya.
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi tampil dalam first look resmi Reacher Season 4 dan memerankan karakter Lila Hoth serta Amisha Hoth.