Prawirotaman Diproyeksi Jadi Destinasi Wisata Belanja

Ilustrasi pasar tradisional - .Harian Jogja/Bernadheta Dian saraswati
29 September 2018 07:17 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pasar Prawirotaman yang akan dibangun dengan konsep modern pada 2019 akan dijadikan destinasi wisata belanja baru di Jogja. Pasar ini nantinya tidak hanya menjual komoditas kebutuhan pokok, tetapi juga produk industri kreatif lokal.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan jika pasar ini ke depan bisa memecah kepadatan wisatawan yang selama ini hanya fokus di kawasan Malioboro dan Pasar Beringharjo. "Pengembangan wisata belanja di Pasar Prawirotaman kami nilai tepat karena berada di lokasi yang cukup strategis. Banyak turis asing yang berada di sana. Kami akan mengembangkan atraksi wisata malam di sana," katanya, Jumat (28/9/2018).

Penggembangan pasar tersebut juga dinilai senyampang dengan misi Pemkot untuk mengembangkan kawasan bagian Selatan Jogja. "Pasar ini nanti juga akan menampilkan berbagai produk industri kreatif lokal,” katanya.

Pemerintah pusat melalui Peraturan Presiden No.64/2018 sudah memasukkan rencana rehabilitasi bangunan Pasar Prawirotaman dalam kegiatan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Usulan anggaran untuk kebutuhan rehabilitasi Pasar Prawirotaman mencapai sekitar Rp75 miliar.

“Proyek tersebut kami harapkan bisa dimulai pada 2019 mendatang, kemudian 2020 sudah bisa beroperasi," harapnya.

Bangunan pasar akan dibuat menjadi empat lantai. Lantai pertama dan kedua akan digunakan untuk kegiatan pasar tradisional yaitu menjual komoditas bahan kebutuhan pokok, sedangkan lantai tiga dan empat akan dimanfaatkan untuk menampilkan berbagai produk industri kreatif lokal.

Heroe menyatakan, produk industri kreatif lokal yang akan banyak ditampilkan di Pasar tersebut meliputi industri kuliner, fashion dan kerajinan. "Saat ini, kami sedang melakukan kajian dan pendataan terkait potensi industri kreatif di sana," katanya.

Heroe mengatakan, pengembangan Pasar Prawirotaman juga untuk merespon pembangunan bandara baru juga beroperasi pada 2019. Dia memprediksi dengan beroperasinya bandara tersebut, jumlah wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang akan semakin banyak. "Jadi kami harus siap dengan segala perkembangan," katanya.