Advertisement
Motif Ekonomi, Pelaku Pencurian Anjing di Sleman Minta Maaf
Ilustrasi polisi menangkap kriminal (Freepik)
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Kasus dugaan pencurian anjing di Cangkringan, Sleman, terungkap bermotif ekonomi dan berakhir dengan perdamaian setelah pelaku meminta maaf kepada pemilik hewan peliharaan.
Pelaku yang diketahui menganggur mengaku mencuri seekor anjing berbulu hitam untuk kemudian dijual. Polisi mengamankan pelaku setelah melakukan profiling dan interogasi pada Selasa malam (6/1/2026).
Advertisement
Setelah dilakukan mediasi, kedua pihak sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan. Pelaku menyatakan permintaan maaf secara lisan yang direkam dalam video dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.
Kapolsek Cangkringan, AKP Suwanto menjelaskan penyelesaian permasalahan perihal dengan tindak pidana pencurian hewan peliharaan anjing ini berlangsung pada Rabu (7/1/2026). Kedua belah pihak, yakni korban maupun pelaku sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.
BACA JUGA
Sebelumnya pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 14.00 korban TH (34) warga Cangkringan, Sleman saat itu tengah pulang dan hanya melihat dua ekor anjingnya. Sang pemilik anjing lantas mencari keberadaan satu anjingnya yang lain di sekitar rumah, akan tetapi tidak menemukannya.
Pemilik anjing pun lantas mengecek rekaman dari kamera CCTV. Di situ terlihat ada dua orang laki-laki yang tidak dikenal telah mengambil satu ekor anjingnya yang berbulu warna hitam. Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Cangkringan, Polresta Sleman.
"Unit reskrim melakukan penyelidikan dengan cek TKP serta memintai keterangan awal terhadap korban dan para saksi dengan diperoleh barang bukti," terang Suwanto pada Kamis (8/1/2026).
Selanjutnya dilakukan gelar perkara dengan hasil bahwa polisi telah memperoleh ciri-ciri terlapor dan melakukan profiling terhadap pelaku dan diketahui keberadaannya. Di hari yang sama tepatnya pada pukul 23.30 WIB dilakukan interogasi terhadap pelaku berinisial S alias P yang merupakan warga Kabupaten Klaten. Pelaku lantas mengakui telah melakukan tindak pidana pencurian satu ekor anjing berbulu warna hitam.
"Terlapor menyerahkan diri kepada Petugas dan pemeriksaan lebih lanjut guna penyidikan oleh unit reskrim Polsek Cangkringan Sleman," ujarnya.
Suwanto bilang pencurian ini dilandasi karena motif ekonomi. Anjing yang dicuri selanjutnya dijual oleh pelaku. "Motif ekonomi, pelaku pengangguran, [anjing] dijual," katanya.
Hasil penyelesaian permasalahan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. Adapun kesepakatannya pihak kedua dalam hal ini pengambil anjing telah meminta maaf kepada pemilik dan sudah dimaafkan oleh pemilik anjing.
Dalam kesepakatan, pihak kedua dalam hal ini pelaku sanggup dan tidak keberatan meminta maaf secara lisan dan direkam dengan video dan diunggah melalui media sosial.
Pemilik anjing tidak akan melanjutkan perkara tersebut ke Proses Hukum dan mencabut laporannya. Sementara itu pengambil anjing sanggup tidak akan melakukan perbuatan pencurian lagi di manapun. Apabila di kemudian hari melakukan hal yang sama, maka siap diproses secara hukum yang berlaku.
"Dengan adanya surat pernyataan ini, dibuat dan telah disepakati kedua belah pihak maka dengan ini permasalahan tersebut dianggap selesai secara kekeluargaan," ujarnya.
Polisi menegaskan, apabila pelaku kembali melakukan tindak pidana serupa, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa penyelesaian kekeluargaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Progres Jalan Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Capai 88,58 Persen
- 10 Gedung Koperasi Desa Merah Putih Gunungkidul Mulai Dibangun
- Wisata Wellness DIY Kian Diminati, Dukung Quality Tourism 2026
- Tol Jogja-Solo Ruas Trihanggo-Sleman Ditarget Rampung Juli
- TMII Revitalisasi Anjungan DIY, Sultan Dorong Penguatan Promosi
Advertisement
Advertisement




