180 Komunitas Motor di Jogja Ramaikan Road to MotoGP Mandalika 2026
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
Ilustrasi sanitasi masyarakat/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Sepanjang tahun ini, Kota Jogja dinilai memiliki inovasi dan kualitas sanitasi yang baik dalam mempertahankan kondisi Setop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Hal itu dilakukan untuk mewujudkan Kota Jogja sebagai kota sehat.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan untuk meningkatkan kualitas kota sehat, Pemkot memiliki lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Masing-masing adalah Setop Buang Air Besar Sembarangan (BABS); cuci tangan pakai sabun (CTPS); pengelolaan air minum-makanan rumah tangga (PAMM RT); pengelolaan sampah rumah tangga (PS RT); dan pengelolaan limbah cair rumah tangga (PLC RT).
"Dengan program STBM ini masyarakat mampu mengubah perilaku yang higienis. Mereka sadar untuk tidak membuang air besar di sembarang tempat serta mengedepankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," kata dia seusai menerima penghargaan, akhir pekan lalu di Jakarta.
Atas prestasi tersebut, Kota Jogja diganjar penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI karena dinilai mampu mempertahankan program STBM secara berkelanjutan. Penghargaan STBM diserahkan secara langsung oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, di Auditorium Swabessy Kementerian Kesehatan, Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
Sleman menjadi lokasi uji coba Program Perintis 10 Hari untuk mempercepat balik nama tanah sekaligus mengoptimalkan penerimaan PPh dan BPHTB.
HATO memperkenalkan HATO Fillet dengan kandungan dada ayam asli hingga 80% dalam Chicken & Egg Run 2026 yang diikuti lebih dari 3.000 pelari.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji penggabungan empat SD yang kekurangan murid setelah lima sekolah lebih dulu menjalani regrouping pada 2026.
Bea Cukai Yogyakarta mengamankan dua WN China yang diduga membawa 4,2 kg emas senilai hampir Rp11 miliar tanpa dokumen pabean di Bandara YIA.
Kemarau diprediksi berlanjut hingga November atau Desember. Jadwal tanam padi di Imogiri dan Dlingo, Bantul, berpotensi mundur