MLSC Jogja 2026 Jadi Panggung Bibit Sepak Bola Putri Menuju Timnas
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Ilustrasi sanitasi masyarakat/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Sepanjang tahun ini, Kota Jogja dinilai memiliki inovasi dan kualitas sanitasi yang baik dalam mempertahankan kondisi Setop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Hal itu dilakukan untuk mewujudkan Kota Jogja sebagai kota sehat.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan untuk meningkatkan kualitas kota sehat, Pemkot memiliki lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Masing-masing adalah Setop Buang Air Besar Sembarangan (BABS); cuci tangan pakai sabun (CTPS); pengelolaan air minum-makanan rumah tangga (PAMM RT); pengelolaan sampah rumah tangga (PS RT); dan pengelolaan limbah cair rumah tangga (PLC RT).
"Dengan program STBM ini masyarakat mampu mengubah perilaku yang higienis. Mereka sadar untuk tidak membuang air besar di sembarang tempat serta mengedepankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," kata dia seusai menerima penghargaan, akhir pekan lalu di Jakarta.
Atas prestasi tersebut, Kota Jogja diganjar penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI karena dinilai mampu mempertahankan program STBM secara berkelanjutan. Penghargaan STBM diserahkan secara langsung oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, di Auditorium Swabessy Kementerian Kesehatan, Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Menaker Yassierli menyebut transisi hijau membuka peluang kerja baru. Indonesia menargetkan 5,01–5,32 juta tenaga kerja hijau pada 2029.
Pegawai SPPG Bantul diduga mengejek korban MBG yang hilang ingatan. BGN DIY mengambil langkah pemberhentian dan evaluasi internal.
Legenda Singapura Baihakki Khaizan dan Malaysia Safiq Rahim mengakui perkembangan Timnas Indonesia di level Asia Tenggara.
Kopi Sapuangin Klaten makin diburu hingga Kalimantan. Permintaan mencapai 10 ton, sedangkan produksi petani baru sekitar 3 ton.