Audit Mutu Internal Kebutuhan Bagi Universitas

Beta Barasila Nirma saat menguji hasil penelitian di Laboratorium Terpadu UII, Kamis (5/7/2018). - Harian Jogja/Sunartono
27 Oktober 2018 09:10 WIB Laila Rochmatin Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA -- Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Badan Penjaminan Mutu (BPM) kembali melaksanakan Audit Mutu Internal 2018 di tingkat universitas dan fakultas. Pelaksanaan audit ini dijadwalkan berlangsung dari 26 Oktober dan berakhir pada 6 November 2018.

Rektor UII Fathul Wahid menuturkan Audit Mutu Internal dapat dimaknai sebagai ritual untuk menjaga eksistensi. “Ritual ini akan menjadi tidak bermakna ketika hanya untuk menggugurkan kewajiban,” kata dia saat membuka pAudit Mutu Internal pada Jumat (26/10), di Gedung Prof Dr. Sardjito UII.

Disampaikan Fathul Wahid, kegiatan ini hendaknya dapat dimanfaatkan dengan baik. “Audit merupakan sesuatu yang kontekstual. Orang yang berakal harusnya sensitif dengan zamannya,” paparnya.

Kepala Badan Penjaminan Mutu UII, Kariyam menambahkan saat ini siklus yang dilaksanakan telah memasuki pada tahapan evaluasi. “Kegiatan ini untuk memastikan seluruh proses yang dilakukan telah sesuai dengan prosedur. Seluruh output yang dicapai sesuai dengan standar yang telah disepakati,” jelas dia.

Kegiatan ini juga untuk memastikan seluruh kegiatan akademik dan non akademik telah berjalan dengan baik, serta untuk menemukan informasi dan fakta kaitannya dengan pengambilan keputusan.