Advertisement
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pariwisata di Bejiharjo Terus Diperkuat
Kepala Desa Bejiharjo Yanto - Harian Jogja/David Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pemerintah Desa Bejiharjo, Karangmojo terus berusaha melakukan inovasi untuk mengembangkan sektor kepariwisataan di wilayah tersebut. Diharapkan dengan langkah ini dapat memberikan variasi pilihan destinasi dan jumlah kunjungan dapat ditingkatkan.
Kepala Desa Bejiharjo, Yanto mengatakan, inovasi untuk memperkuat sektor pariwisata dilakukan dengan beberapa program. Yakni, penguatan desa budaya dengan mendirikan kampung seni dan pelatihan Bahasa Jawa di Dusun Karang Lor, Pondok Bahasa untuk pelatihan Bahasa Inggris di Dusun Bulu serta museum barang antik di Sokoliman.
Advertisement
Menurut Yanto, keberadaan pusat pelatihan dan museum sebagai upaya mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan yang berkunjung. Diharapkan dengan fasilitas-fasilitas itu maka kompetensi warga dapat meningkat sehingga dapat memberikan layanan terbaik bagi para pengunjung.
“Program ini kami namankan desa inovasi budaya. Harapannya program ini dapat mendukung pengembangan pariwisata di Bejiharjo,” kata Yanto kepada Harianjogja.com, Selasa (6/11/2018).
BACA JUGA
Dia menjelaskan, untuk pengembangan desa inovasi budaya, pemdes tidak sendirian. Pasalnya, di dalam pengembangan juga melibatkan partisipasi dari warga masyarakat di Bejiharjo yang telah sukses, baik dari sisi karier maupun finansial untuk ikut membangun desa agar menjadi lebh baik lagi.
“Jadi pengembangan juga melibatkan partisipasi dari masyarakat,” tuturnya.
Yanto menambahkan, program yang dirintis ini diharapkan dapat memberikan dampak yang baik terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Tujuan utamanya memang untuk meningkatkan kesejahteraan,” katanya lagi.
Kepala Bagian Perencanaan, Pemdes Bejiharjo Wasimin menambahkan, selama ini pengembangan pariwisata di Bejiharjo didominasi keberadan obyek wisata Goa Pindul. Diharapkan dengan pengembangan ini, dapat memberikan variasi pilihan berwisata bagi pengunjung.
Dia mencontohkan, keberadan museum antik di Sokoliman memberikan warga yang berbeda karena di lokasi dipamerkan berbebagai koleksi barang-barang antik.
“Contoh lainnya pembangunan Kampung Seni di Karang Lor merupakan upaya menjadikan daerah itu sebagai pusat seni di Bejiharjo. Inti dari pengembangan adalah untuk memajukan desa serta memberikan dampak yang baik terhadap perkembagan sektor kepariwisataan yang dimiliki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mudik Lebaran, Penumpang Terminal Kampung Rambutan Naik 100 Persen
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Takbir Keliling di Bantul Tahun Ini Dibatasi Maksimal Jam 11 Malam
- Dinkes Bantul Tarik Makanan Kemasan Rusak dari Supermarket
- Rute Mudik Lebaran 2026 Jakarta ke Jogja via Gerbang Tol Purwomartani
- Pemkot Jogja Resmi Larang Bus Pariwisata Parkir di TKP Senopati
- Masalah THR Lebaran di Bantul Muncul, 1 Kasus Naik ke DIY
Advertisement
Advertisement







