Toko Oleh-oleh di Playen Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Petugas Damkar mencoba memadamkan api di toko pusat oleh-oleh Pak Kirun di Desa Bendung, Kecamatan Playen terbakar Sabtu (24/11/2018) dini hari. - Ist/Dok
24 November 2018 15:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebuah toko pusat oleh-oleh Pak Kirun di Desa Bendung, Kecamatan Playen Gunungkidul terbakar Sabtu (24/11/2018) dini hari. Akibat lalapan si jago merah itu sendiri kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolsek Playen, AKP Yusuf Tianotak menuturkan peristiwa itu terjadi pukul 02.15 WIB. Saat itu, penjaga toko, Ngatiran yang kebetulan berjaga di toko, terbangun lantaran mencium bau asap di tempat tidur samping toko.

“Kemudian Ngatiran mencari sumber asap dengan masuk toko melalui pintu belakang dan melihat api telah membakar sebagian atap plafon,” kata Yusuf, Sabtu (24/11/2018).

Setelah itu, Ngatiran mencoba membangun rekannya, Satiman. Mereka berdua pun berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, sembari menghubungi pemilik toko.

Selang beberapa saat pemilik toko datang bersama petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang sudah menjalar. “Dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek/konsleting,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa atau luka. Namun akibat kebakaran tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp200.000 juta lantaran sejumlah bagian plafon dan sejumlah dagangan terbakar.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran, Gunungkidul, Diyono mengungkapkan penyebab kejadian diselidiki pihak berwajib. Namun ia mengatakan api pertama kali diketahui di dekat kasir.

“Setelah mendengar informasi tersebut kami langsung menerjunkan petugas sejumlah 12 orang. Butuh waktu 30 menit untuk memadamkan api di lokasi itu,” ungkap Diyono.