Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi pernikahan dini/Antara/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kecamatan Sentolo dideklarasikan menjadi Kecamatan Pencegahan Perkawinan Usia Anak. Tingginya angka perkawinan usia dini di kecamatan tersebut menjadi alasan deklarasi ini.
"Bahkan selama beberapa tahun terakhir kecamatan ini [Sentolo] selalu berada di peringkat teratas soal jumlah pernikahan usia dini, oleh karena itu kami coba melakukan pencegahan dengan upaya deklarasi," ucap Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Sosial PPPA, Kulonprogo, Woro Kandini A, di kantornya, Rabu (28/11/2018).
Woro mengatakan selama 2015 hingga 2017, Kecamatan Sentolo selalu menduduki peringkat tertinggi dari seluruh kecamatan menyoal angka perkawinan anak. Tercatat jumlah angka perkawinan anak di kecamatan tersebut sebanyak 20 pasangan.
Jumlah ini lebih tinggi dibanding Kecamatan Wates sebanyak 19 pasangan, Samigaluh 18 pasangan; Galur 17 pasangan, serta Pengasih dan Panjatan masing-masing 16 pasangan. Adapun kecamatan lain rata-rata di bawah 10 pasangan. Melihat hal itu upaya deklarasi pencegahan pernikahan usia dini harus dilakukan.
Deklarasi dilangsungkan Rabu. Woro mengatakan seluruh elemen masyarakat dan stakeholder terkait di kecamatan tersebut turut hadir dan menyumbangkan tanda tangan dalam deklarasi itu. "Ada tokoh masyarakat, perwakilan sekolah, pemerintah kecamatan serta dinas terkait," ucap Woro.
Woro berharap dengan adanya deklarasi ini seluruh masyarakat dan jajaran pemerintahan di Kecamatan Sentolo bisa lebih paham soal dampak pernikahan dini. Dia tidak ingin budaya menikahkan anak yang belum sepatutnya berumah tangga terus berlanjut. Sebab hal itu merupakan bentuk memberangus hak-hak anak untuk tumbuh dan berkembang.
"Harapannya yang pertama masyarakat bisa paham dulu bahwa pernikahan usia dini merupakan bentuk kekerasan terhadap anak. Karena dengan menikahkan pada usia anak maka mengabaikan hak dasar anak di antaranya tumbuh dan hidup berkembang," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.