Kalah Dalam Pilur Ngoro-Oro, Sukasto Legawa dan Terima Hasil
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Sutiyem, mengambil air dari lubang yang dibuat di Telaga Banteng, Dusun Ngricik, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop, Selasa (31/7/2018). /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – BPBD memastikan status darurat kekeringan di Gunungkidul telah berakhir dan tidak diperpanjang lagi. Kepastian itu tidak lepas dari berakhirnya surat keputusan darurat sejak Senin (25/11/2018) lalu.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki mengatakan, tidak diperpanjangnya status darurat kekeringan karena hujan yang telah turun merata di seluruh wilayah. Oleh karenanya, bantuan air bersih ke masyarakat juga resmi telah dihentikan.
“Terakhir bantuan satu tangki diberikan ke warga di wilayah kecamatan Ngawen pada Rabu (28/11/2018). Setelah itu, sudah tidak ada lagi permintaaan bantuan air bersih,” ata Edy, Jumat (30/11/2018).
Menurut Edy, keputusan untuk tidak memperpanjang status darurat kekeringan juga tidak lepas masa beredanya surat ketetapan darurat yang berakhir pada Senin (25/11/2018). “Dengan melihat potensi hujan yang sudah merata maka status darurat kekeringan berakhir dan tidak diperpanjang lagi,” katanya.
Disinggung mengenai alokasi anggaran selama darurat kekeringan, mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) ini mengatakan, tidak semua alokasi digunakan. Di dalam darurat ini, BPBD mengajukan alokasi sebesar Rp120 juta. Namun pada saat pelaksanaan selama masa darurat hanya mengambil anggaran sebesar Rp70 juta.
“Sisa anggaran Rp50 juta tidak kita ambil. Sedang anggaran yang terpakai Rp70 juta tidak hanya untuk droping, tapi juga dimanfaatkan untuk pemeliharaan armada tangki pengangkut air yang mengalami kerusakan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
PT Virgo Karya Shipping memberikan pendampingan hukum kepada nakhoda Kapal Virgo Transport 8 yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sarmuji resmi menjadi Menperin menggantikan Agus Gumiwang. Kadin meminta empat persoalan industri segera menjadi perhatian.
Koperasi Semesta belum bisa memasok susu untuk MBG karena produksi terserap industri dan UMKM. Populasi sapi akan ditambah 200 ekor.
BPS mencatat inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan. Program MBG turut mendorong kenaikan harga daging ayam ras.
KDMP Sendangmulyo Sleman belum diserahterimakan, tetapi ditemukan kerusakan pada drainase dan talang dalam evaluasi fisik.