Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
ILustrasi kekerasan anak/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Selama 2018 jumlah anak berhadapan dengan hukum (ABH) di Sleman meningkat dibanding pada 2017. Permasalahan ABH menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Sleman dalam mewujudkam Kabupaten Layak Anak (KLA).
Berdasarkan data Unit PPA Polres Sleman, jumlah ABH pada 2018 meningkat dibanding tahun lalu. Pada 2017, jumlah ABH tercatat sebanyak 20 anak, sementara sampai akhir November tahun ini jumlah ABH di Sleman mencapai 41 anak.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman, Tina Hastani, mengatakan jajarannya mengupayakan adanya perlindungan pada ABH sesuai aturan yang berlaku.
Menurut Tina ada tiga faktor penting yang melatarbelakangi adanya ABH antara lain keluarga, lingkungan dan sekolah. "Kalau ketiganya mampu bersinergi dengan baik mampu menekan angka kejahatan yang melibatkan anak sebagai pelaku," ujar Tina dalam acara Workshop ABH Kabupaten Sleman 2018 di Atrium Hotel and Resort, Mlati, Kamis (13/12/2018).
Ia mengatakan meningkatnya jumlah ABH menjadi catatan pada perlindungan anak di Sleman, terlebih dalam mewujudkan Sleman sebagai KLA. "Perlindungan anak di Sleman dilakukan dalam beberapa klaster, mulai dari anak berkebutuhan khusus [ABK], anak dalam situasi bencana atau terlibat teroris, dan anak yang berhadapan dengan hukum," kata Tina.
Berdasarkan Undang-Undang No.11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, sistem peradilan pada anak bisa dilakukan dengan sistem alternatif dan salah satunya diversi. Diversi dilakukan yaitu dengan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.