Tujuh Pasar Rakyat di Kulonprogo Segera Direvitalisasi

Pasar Wates Kulonprogo - JIBI
25 Desember 2018 20:15 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak tujuh pasar rakyat di Kulonprogo direvitalisasi. Dana revitalisasi berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Perdagangan.

Kepala Dinas Perdagangan Kulonprogo, Krissutanto, menyebutkan pasar yang direvitalisasi menggunakan APBD 2018 antara lain Pasar Jombokan, Kecamatan Pengasih; Pasar Glaheng, Kecamatan Temon; Pasar Kenteng, Kecamatan Nanggulan; dan beberapa pasar lain.

Ia mengatakan pada 2019 dua pasar rakyat yaitu Pasar Jagalan dan Pasar Samigaluh akan direvitalisasi menggunakan DAK pusat. Disdag Kulonprogo telah mengusulkan sejumlah pasar rakyat yang membutuhkan direvitalisasi. Karena anggaran dari APBD Kabupaten hanya bisa digunakan untuk sarana penunjang, Pemerintah Pusat menyetujui membiayai revitalisasi dua pasar.

"Revitalisasi dan rehabilitasi pasar akan terus dilakukan terutama merenovasi bangunan pasar yang masih banjir agar tidak lagi terkesan kumuh dan posisi tempat sampah yang belum sesuai harapan. Ke depan pasar rakyat harus mampu bersaing dengan pusat-pusat perbelanjaan. Revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan daya saing dan meningkatkan pendapatan pedagang," kata dia, Selasa (25/12/2018).

Selain revitalisasi, Dinas Perdagangan juga akan memodifikasi Pasar Wates menjadi pasar induk berstandar nasional Indonesia (SNI). Hal itu dilakukan untuk menopang kebutuhan masyarakat luas sekaligus menyambut kehadiran New Yogyakarta International Airport (NYIA). Ia menargetkan rencana ini terwujud dua tahun ke depan. Saat ini langkah terdekat adalah membuat detail engineering design (DED).

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kulonprogo, Sarkowi, menilai revitalisasi pasar rakyat mendesak dilakukan, terutama menyusul menjamurnya toko berjejaring di wilayah Kulonprogo. Adanya revitalisasi pasar menjadi upayakan mewujudkan pasar rakyat sebagai tempat bertransaksi dan rekreasi.