Kesbangpol Gunungkidul Targetkan Banpol Rp1,1 Miliar Cair Triwulan II
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Ilustrasi rumah sakit/Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Bangunan fisik RSUD Tipe D Saptosari sudah selesai dibangun. Meski demikian, pemkab masih mengalokasikan Rp9 miliar untuk finalisasi pembangunan di tahun ini. Total anggaran pembangunan mencapai Rp49 miliar.
Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Agus Subaryanto mengatakan, bentuk fisik RSUD Saptosari sudah selesai dibangun. Hal ini terlihat dari proses pembangunan di 2018.
Hanya saja, sambung Agus, pemkab masih mengalokasikan anggaran sebesar Rp9 miliar untuk penyempurnaan. Rencananya pagu anggaran ini digunakan membuat mushola, instalasi pengelolaan limbah, pengaspalan halaman hingga saluran air.
“Sudah dianggarkan dan akan segera dilelangkan,” kata Agus, Sabtu (5/1/2019).
Dia menjelaskan, dengan tambahan pagu anggaran di 2019 sebesar Rp9 miliar, maka pembangunan RSUD Tipe D Saptosari telah menghabiskan anggaran sebesar Rp49 miliar. Adapun rinciannya, Rp15 miliar digunakan pembangunan tahap pertama di 2017 dan Rp25 miliar dialokasikan untuk pembangunan di tahun lalu.
“Ini baru bangunan fisik. Nanti juga ada peralatan medis sehingga anggaran yang dibutuhkan masih bisa lebih besar lagi,” tuturnya.
Meski demikian, sambung Agus, DPUPRKP hanya sebatas membangun fisik rumah sakit. Sedang, untuk permasalahan peralatan medis dan sumber daya manusia diserahkan sepenuhnya ke dinas kesehatan selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.
“Yang jelas untuk pembangunannya ditarget selesai tahun ini. Oleh karenanya, dengan anggaran yang ada kita selesaikan bagian yang belum dikerjakan,” imbuh Agus.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Dewi Irawaty mengatakan, pihaknya menargetkan pengoperasian RSUD Saptosari dilakukan awal 2020. Hal ini tidak lepas dari proses pembangunan fisik yang masih dianggarkan di tahun ini.
Di sisi lain, dinas kesehatan juga harus menyiapkan peralatan medis pendukung pada saat RSUD dioperasikan. Selain itu, sambung Dewy, juga harus melakukan rekrutmen SDM untuk mengelola rumah sakit. “Semua harus disiapkan, baik dari sisi teknis maupun non-teknis sehingga pada saat dibuka dapat berjalan dengan lancar,” kata Dewi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.