Bangsal Sewokoprojo Gunungkidul Segera Direvitalisasi

Bangsal Sewokoprojo, Gunungkidul ketika digunakan untuk menggelar sebuah acara, Senin (14/5). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
14 Januari 2019 05:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul merencanakan memulai proses revitalisasi bangunan Bangsal Sewokoprojo di Wonosari pada tahun ini.

Langkah revitalisasi tersebut diambil lantaran kondisi bangunan yang ada saat ini tidak sesuai kondisi sedia kala. Sehingga perlu dikembalikan seperti dahulu. Setidaknya dana sebesar Rp1 miliar, yang bersumber dari dana keistimewaan atau dana bantuan keuangan khusus disiapkan.

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul Agus Kamtono mengungkapkan upaya pengembalian Bangsa Sewokoprojo ke bentuk semula, dikarenakan bangsa ini telah ditetapkan sebagai warisan budaya dan nantinya akan ditetapkan cagar budaya.

“Setelah dilakukan penyusunan dan pengkajian mengenai bangunan, tahun 2019 ini akan mulai proses pembangunannya. Di mana tahun ini menyasar pada bangunan utama, sedangkan bangunan di lingkup kawasan ini akan dilakukan bertahap,” kata Agus, Minggu (13/1/2019).

Nantinya fungsi Sewokoprojo diharapkan dapat menjadi ikon Gunungkidul yang memiliki nilai seni dan budaya tinggi. Selain itu direncanakan pula ada sebuah bangunan kantor bupati, seperti dahulu Sewokoprojo sebagai kantor bupati.

“Namun untuk fungsinya apakah hanya monumen atau benar sebagai kantor masih menunggu kelanjutan,” ujarnya.

Kepala Bidang Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya, Disbud Gunungkidul Agus Mantara mengatakan, terkait revitalisasi ini akan ditarget secepatnya setelah mendapat arahan dari bupati dan dimulai pembangunan fisik.

“Sejumlah bangunan akan ada perombakan. Mulai dari bangunan depan dulu. Seperti misalnya Kuncung yang di nilai tidak sesuai dengan sebelumnya,” ujarnya.

Selain itu juga ada beberapa pembenahan pada tulang-tulang bangunan, dikarenakan sudah ada yang mulai rusak, dan cat yang selama ini melekat tidak sesuai, akan dikembalikan menjadi warna kuning gading. Genting juga akan dibenahi jika anggaran yang ada memenuhi.

Ia mengungkapkan pihaknya akan berhati-hati, sebagai upaya dapat mengembalikan bangunan seperti dahulu. Dengan begitu saat masyarakat datang ke Bangsal Sewokoprojo kental dengan nuansa Gunungkidul baik seni maupun budaya.