Ketua Banggar DPR Pastikan TKD 2027 Naik, Bukan Dipangkas
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
Ilustrasi taksi/Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Perhubungan (Dishub) DIY menilai tidak ada persoalan terkait bentuk kerja sama yang dilakukan KSU Pataga dengan Blue Bird. Kerja sama tersebut lumrah di tengah kondisi bisnis taksi konvensional saat ini.
Kepala Seksi Angkutan Perkotaan Dishub DIY Irfan KW mengatakan kerja sama tersebut sudah jauh-jauh hari disosialisasikan kepada 17 perusahaan taksi di DIY. Tidak hanya Pataga, seluruh perusahaan taksi juga diajak untuk bekerja sama, terutama untuk peningkatan pelayanan.
"Hanya Pataga yang tertarik dan bisa bekerja sama. Itu haknya, kami tidak bisa menyalahkan. Kami juga tidak bisa memaksa [yang lain]. Sekarang sudah di-launching," katanya kepada Harian Jogja, Senin (28/1/2019).
Menurutnya, bentuk kerja sama tersebut tidak melanggar peraturan. Apalagi tujuannya untuk menyelamatkan keberadaan taksi konvensional yang pendapatannya terus menurun.
"Bagaimana cara meningkatkan pelayanan yang terbaik, ya manajemen juga harus baik. Nah Blue Bird punya nama, pelayanannya baik manajemen juga baik. Yang penting semua sudah diajak untuk kerja sama, cuma hanya satu koperasi itu yang mau," katanya.
Dia menegaskan unit taksi Kawan Blue Bird tersebut tidak berarti menambah jumlah taksi yang ada di DIY. Unit yang dioperasikan semuanya merupakan aset KSU Pataga. "Taksi Blue Bird yang digunakan hanya penggantian kendaraan yang lama. Izin taksi yang diizinkan di Jogja hanya 1.000 unit, tidak ditambah selama tidak ada revisi perda," katanya.
Mungkin, katanya, ada pihak yang menyalahkan pemasangan nama Blue Bird di Taksi Pataga itu. Seharusnya tulisan Blue Bird kecil dan Pataga yang besar. Meski begitu, Dishub juga tidak bisa melarang hal itu. Agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, Dishub akan menyosialisasikan masalah itu ke seluruh perusahaan taksi.
"Ini [Blue Bird] kan nama merek. Yang mengundang kepercayaan konsumen. Kami tidak bisa menyalahkan juga [dipasang]. Yang jelas manajemen dari Blue Bird tapi asetnya punya Pataga [dibolehkan]," kata Irfan.
Menurut Irfan, pemerintah tentu akan mendukung perusahaan-perusahaan yang ingin berkembang dan bekerja sama dengan perusahaan lainnya. Hanya, bentuk kerja sama tersebut harus dilakukan sesuai undang-undang dan aturan yang berlaku.
Masyarakat, katanya, juga sudah pintar memilih angkutan. "Salah satunya terkait dengan masalah keselamatan. Orang juga tentu memilih pelayanan yang baik. Itu tidak bisa dihindarkan. Apalagi Jogja merupakan kota pariwisata sehingga pelayanan harus diutamakan," katanya.
Diakui Irfan, sejak beroperasinya angkutan daring di Jogja bisnis taksi konvensional terpukul. Bahkan tidak sedikit perusahaan taksi yang mengurangi jumlah unit yang beroperasi demi menekan biaya operasional. "Kehadiran Blue Bird salah satu solusi. Kerjasamanya sekitar dua tahun. Kalau tidak menguntungkan tentu kerja sama tidak dilanjutkan," katanya.
Dia berharap para pengusaha taksi lainnya bisa belajar kerja sama seperti yang dilakukan Pataga dengan Blue Bird. Terutama terkait masalah manajemen dan pelayanan kepada masyarakat. Taksi itu tetap beroperasi sesuai SK Gubernur No.96/Kep/2016 di mana biaya buka pintu Rp6.500, dan per Km Rp3.900.
"Bersaing secara sehat, dan mengutamakan pelayanan yang baik. Saya kira senyum, sapa itu bentuk layanan. Sebagian taksi kita AC nya tidak berfungsi. Ini juga harus jadi introspeksi," katanya.
--
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
India bantu konservasi Candi Prambanan. Dispar DIY optimistis kolaborasi ini perkuat pelestarian dan daya tarik wisata Jogja.
Bapanas gelar 5.597 Gerakan Pangan Murah sepanjang 2026. Inflasi pangan turun ke 5,58% pada Juni, harga makin terkendali.
Swiss lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 usai kalahkan Kolombia via penalti 4-3. Berikut hasil, analisis, dan prediksi vs Argentina
Harga emas 8 Juli 2026 di Pegadaian: Antam Rp2,76 juta/gram. Cek harga lengkap UBS dan Galeri 24 serta buyback terbaru hari ini.
Prabowo dan PM Modi tetapkan 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara, perkuat kerja sama pendidikan dan budaya Indonesia-India.