Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Bupati Bantul Suharsono, saat meninjau Pasar Kuliner di Lapangan Demi, Wukirsari, Imogiri, Kamis (5/4/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL – Pemkab Bantul melalui Dinas Perdagangan akan menata ulang pedagang kaki lima (PKL) khususnya yang bergerak di bidang kuliner dan jasa dalam satu tempat yang lebih layak dan aman bagi PKL maupun Pembeli.
Selain itu Dinas Perdagangan akan menyosialisasikan kepada PKL lainnya agar mendaftarkan diri di Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI). “Karena masih banyak PKL yang berjualan di bahu jalan atau di pinggir jalan, itu kan membahayakan pengemudi dan juga semuanya [penjual, pembeli]. Maka dari itu kami berusaha memperdayakan mereka agar tetap bisa berjualan namun dengan tempat yang lebih aman,” kata Zona Paramitha Kepala Seksi Sarana Prasarana Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul ketika ditemui Harianjogja.com, Jumat (31/1/2019)
Hingga saat ini sudah ada tiga tempat yang akan menjadi pemberdayaan PKL, diantaranya adalah bekas Pasar Ngangkruksari, bekas Pasar Lama Imogiri, dan lapangan Demi Imogiri. Untuk di lapangan Demi pihaknya baru mampu memberikan tenda kepada PKL.
“Sejauh ini baru seperti itu persiapannya, tapi harapan kami kedepannya penataan tersebut bisa menjangkau 17 Kecamatan yang ada di Bantul. Untuk lokasinya sendiri kita akan menggunakan tanah yang menjadi catatan aset kami,” katanya.
Dengan adanya pemberdayaan ini pihak APKLI sangat bersyukur atas kebijakan yang dibuat oleh Bupati Bantul.
Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Bantul Eko Muhardi berharap adanya progam ini pihaknya mampu menjadi contoh penataan PKL di seluruh Indonesia.
“Terimakasih buat Bupati Bantul karena telah memperhatikan kami para PKL. Seharusnya di seluruh Indonesia harus ada ya peraturan daerah yang mengatur PKL ini, tapi disini [Bantul] baru dibuat pada tahun 2016. Semoga kami bisa jadi contoh bagi semua PKL yang ada di Indonesia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Operasi Freeport Indonesia di Grasberg berangsur pulih. Kapasitas produksi PTFI ditargetkan mencapai 80% pada pertengahan 2027.
G7 sepakat melepas 100 juta barel cadangan energi. Trump kemudian membatalkan rencana larangan ekspor solar AS.
Kunjungan wisman ke YIA mencapai 13.876 pada Agustus 2026. Pemda DIY membidik pasar baru dan menjajaki sejumlah rute langsung.
Kapolri Suyudi Ario Seto melantik dan memimpin sertijab 27 perwira tinggi Polri untuk jabatan utama Mabes Polri dan Kapolda.
DPRD Gunungkidul segera membahas tiga Raperda baru tentang rokok, pariwisata, dan jaminan sosial ketenagakerjaan.