Advertisement

Forum Honorer Kritik Pemerintah Soal Ketidakjelasan Perekrutan P3K

David Kurniawan
Rabu, 13 Februari 2019 - 17:17 WIB
Sunartono
Forum Honorer Kritik Pemerintah Soal Ketidakjelasan Perekrutan P3K Ilustrasi Guru

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Ketua Forum Honorer K2 Gunungkidul, Didik Joko Santoso mengatakan hingga saat ini belum ada informasi yang jelas berkaiatan dengan perekrutann pekerja pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Seharusnya sebelum proses pendafaran berlangsung ada pengumuman terkait dengan tata cara, persyaratan untuk mendaftar.

“Hingga kini belum ada informasinya. Padahal rekrutmen juga ditunggu-tunggu,” katanya kepada Harian Jogja, Selasa (12/2).

Advertisement

Ia berharap untuk rekrutmen ada akses seluas-luasnya sehingga para honorer K2 bisa ikut didalam seleksi. “Ini yang kami tunggu. Mudah-mudahan ada kejelasan terkait dengan perekrutan,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto. Menurut dia, informasi terkait dengan rekrutmen belum ada kejelasan. “Masih simpang siur, ada yang bilang hanya khusus untuk honorer K2, tapi di kabar terbaru rekrutmen malah ditunda pendaftarannya,” kata Aris.

Menurut dia, kejelasan informasi sangat penting karena jangan sampai menibulkan berita yang simpang siur di masyarakat. “Ya kalau hanya untuk K2, maka kami [FHSN] tidak bisa ikut mendaftar karena tidak masuk ke kateogri tersebut [K2],” ungkanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement