Ini Dia Pantai Ngrawe yang Bikin Kerasan Berwisata di Gunungkidul

Seorang pengunjung sedang berjalan-jalan di taman di Pantai Ngerawe di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Gunungkidul. - Harian Jogja/David Kurniawan.
24 Februari 2019 18:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Objek wisata pantai di Gunungkidul seakan tidak pernah habis untuk dibahas. Hal ini tak lepas dari banyaknya destinasi yang berjajar dari Sadeng di Kecamatan Girisubo hingga Parangndok di Kecamatan Purwosari.

Salah satu destinasi wisata terbaru bisa dilihat di Pantai Ngrawe di Desa Kemadang, Tanjungsari. Lokasi pantai ini berada di tengah-tengah antara Pantai Baron dengan Kukup. Meski masih relatif baru, akses menuju pantai sudah lumayan baik. Untuk bisa sampai di pantai ini, pengunjung bisa melalui jalan di sisi utara sebelum pintu masuk Pantai Kukup.

Jika melalui jalur ini, wisatawan bisa membawa kendaraannya masuk ke lokasi, meski demikian, pengunjung harus berhati-hati karena jalan beraspal baru sebagian, sedang sisanya masih berupa batu alam. Adapun jalur kedua, pengunjung bisa melalui Pantai Kukup dengan berjalan di pinggir pantai ke arah barat.

Pantai Ngrawe masih terhitung baru dan belum banyak dikunjungi. Namun demikian, pantai ini menawarkan hal yang berbeda karena lokasi ditata dengan baik. Hal itu terlihat dari penataan untuk pedagang yang berada di pinggir-pinggir. Sedang di bagian tengah dibuat taman yang dilengkapi dengan rumput dan ditanami pohon palem serta pandan laut.

Salah seorang pengunjung asal Magelang, Erni Istiani mengaku senang dapat bermain ke Pantai Ngrawe. Menurut dia, pantai ini memiliki pemandangan yang tak kalah indah dengan pantai lain di Gunungkidul. “Yang bikin beda, lokasi di sekitar pantai benar-benar ditata sehingga terlihat rapi,” katanya kepada Harian Jogja, Jumat (22/2/2019).

Dia mengungkapkan, apabila konsep dalam penataan bisa dipertahankan maka Pantai Ngrawe bisa menjadi ikon destinasi wisata di Gunungkidul. “Konsepnya memang sederhana, tapi bagus. Di taman juga ada tempat duduk yang disediakan untuk berfoto-foto,” ungkapnya.

Salah seorang tukang foto di Pantai Ngrawe, Pardi mengatakan secara resmi pantai ini belum dibuka. Namun demikian, pengunjung sudah mulai berdatangan untuk menikmati keindahan di pantai tersebut. “Baru akan dibuka sehingga belum ada pedagang yang berjualan. Tapi untuk pengunjung sudah ada yang berdatangan,” katanya.

Menurut Pardi, warga di sekitar Pantai Ngarwe diberikan kesempatan berjualan di los-los yang telah dibangun. Total ada 24 los yang dibangun dan rencananya diperuntukan untuk berjualan masyarakat. “Baru saja diundi untuk penempatan. Mungkin warga akan berjualan pada saat sudah resmi dibuka,” katanya.

Disinggung mengenai pembangunan di Pantai Ngerawe, Pardi mengaku bahwa hal tersebut dilakukan oleh investor dan bukan dari pemerintah. “Kebetulan ada investor yang punya tanah terus dibangun. Ya kalau dilihat dari desain, kondisi Pantai Ngerawe lebih tertata sehingga terlihat rapi dibandingkan dengan pantai-pantai lain di Gunungkidul,” imbuhnya.