Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Pantai Krakal, Gunungkidul/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pantai Krakal yang terletak di Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari, bakal memiliki tempat parkir baru yang representatif. Sebelumnya pada 2018 yang Pemkab Gunungkidul mulai menata Pantai Krakal dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp4,7 miliar. Anggaran itu digunakan untuk membangun tempat ibadah dan penataan pedagang.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanta, menuturkan penataan Pantai Krakal diteruskan menurut pemilahan sumber dana. Ia menjelaskan DAK bidang pariwisata yang diusulkannya sejumlah Rp40 miliar. "Kami mengusulkan bantuan anggaran ke Kementerian Pariwisata [Kemenpar] Rp40 miliar tetapi tahun ini dana yang turun Rp6,5 miliar," ujarnya, Minggu (24/2/2019).
Dikatakan Sri, usulan bantuan anggaran Kemenpar sebesar Rp40 miliar tidak bisa digelontorkan begitu saja dalam satu tahun anggaran. Pasalnya, penyerahan dana harus dilakukan secara bertahap. "Kami mengikuti prosedurnya, yang penting DAK fokus pada satu lokasi," katanya.
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Harry Sukmono, mengatakan pembuatan tempat parkir baru di Pantai Krakal merupakan bagian dari unsur pariwisata yaitu amenitas. Pembuatan tempat parkir sudah masuk dalam detail engineering design (DED). "Pembangunan tempat parkir sangat dibutuhkan agar Pantai Krakal terlihat lebih rapi," kata dia kepada Harian Jogja, Minggu.
Dia berharap setelah tempat parkir mulai difungsikan, tidak ada lagi kendaraan pengunjung yang parkir di pinggir pantai. "Di pinggir pantai bakal dibangun jalur pedestrian untuk wisatawan," kata Harry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling, hari ini.
Pembangunan Taman Budaya Sleman mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung pada 22 Juli 2026. Total kebutuhan anggaran proyek diperkirakan Rp137,5 miliar.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Libur sekolah membuat permintaan sunat di Juru Supit Bogem, Kalasan, Sleman meningkat. Pengunjung bisa mencapai 50-100 orang, bahkan lebih saat musim puncak.