Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Dua orang petugas SAR sedang melakukan patroli keselamatan di kawasan Pantai Krakal di Kapanewon Tepus, Minggu (15/2). / istimewa Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Libur panjang Imlek 2026 langsung berdampak pada lonjakan kunjungan wisata Gunungkidul. Dalam sehari, Sabtu (14/2/2026), sebanyak 17.891 wisatawan tercatat memadati berbagai destinasi di Bumi Handayani, terutama kawasan pantai.
Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul menyebut arus kedatangan wisatawan masih terus berlangsung hingga Minggu (15/2/2026), sehingga potensi kenaikan angka kunjungan selama periode libur Imlek 2026 masih terbuka lebar.
Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengatakan kawasan wisata, khususnya pantai, menjadi magnet utama kunjungan wisata Gunungkidul selama libur panjang. Meski demikian, pihaknya tidak menetapkan target khusus terkait jumlah wisatawan pada momentum libur panjang yang bertepatan dengan perayaan Imlek.
“Terpantau ramai dan hingga siang ini banyak pengunjung yang berdatangan,” kata Eko, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan, jumlah pasti kunjungan pada Minggu belum dapat dipastikan karena proses kedatangan wisatawan masih berlangsung. Namun, berdasarkan rekap sementara pada Sabtu, tercatat 17.891 orang mengunjungi berbagai destinasi wisata di Gunungkidul.
Saat dibandingkan dengan periode yang sama pada pekan sebelumnya, Eko mengakui jumlah kunjungan relatif stabil. Pada Sabtu pekan lalu, tercatat sebanyak 20.479 wisatawan berkunjung. “Memang lebih banyak di minggu lalu, tapi ini bukan masalah karena terhitung kunjungannya masih stabil,” katanya.
Menurutnya, selisih angka tersebut dipengaruhi durasi libur yang lebih panjang, yakni hingga Selasa (17/2/2026). Dengan waktu libur empat hari, calon wisatawan memiliki keleluasaan mengatur jadwal perjalanan sehingga tidak menumpuk pada satu hari seperti libur akhir pekan biasa.
“Liburnya empat hari, jadi masih ada waktu untuk berlibur,” katanya.
Terpisah, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono, memastikan aktivitas wisata pada Minggu berjalan aman dan terkendali. Petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama lonjakan kunjungan wisata Gunungkidul.
Hingga Minggu siang, belum ada laporan terkait kecelakaan laut di kawasan pantai. “Aman dan lancar karena kondisinya terkendali,” kata Marjono, seraya mengimbau wisatawan agar tidak bermain di area berbahaya demi menghindari risiko kecelakaan laut.
“Kami terus mengimbau ke pengunjung agar berhati-hati. Boleh main air, tapi tetap memperhatikan keselamatan,” katanya, di tengah tingginya kunjungan wisata Gunungkidul selama libur Imlek 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.