Pengadaan Seragam Dinas Senilai Rp3,7 Miliar di Gunungkidul Dibatalkan
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Dua orang petugas SAR sedang melakukan patroli keselamatan di kawasan Pantai Krakal di Kapanewon Tepus, Minggu (15/2). / istimewa Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Libur panjang Imlek 2026 langsung berdampak pada lonjakan kunjungan wisata Gunungkidul. Dalam sehari, Sabtu (14/2/2026), sebanyak 17.891 wisatawan tercatat memadati berbagai destinasi di Bumi Handayani, terutama kawasan pantai.
Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul menyebut arus kedatangan wisatawan masih terus berlangsung hingga Minggu (15/2/2026), sehingga potensi kenaikan angka kunjungan selama periode libur Imlek 2026 masih terbuka lebar.
Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengatakan kawasan wisata, khususnya pantai, menjadi magnet utama kunjungan wisata Gunungkidul selama libur panjang. Meski demikian, pihaknya tidak menetapkan target khusus terkait jumlah wisatawan pada momentum libur panjang yang bertepatan dengan perayaan Imlek.
“Terpantau ramai dan hingga siang ini banyak pengunjung yang berdatangan,” kata Eko, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan, jumlah pasti kunjungan pada Minggu belum dapat dipastikan karena proses kedatangan wisatawan masih berlangsung. Namun, berdasarkan rekap sementara pada Sabtu, tercatat 17.891 orang mengunjungi berbagai destinasi wisata di Gunungkidul.
Saat dibandingkan dengan periode yang sama pada pekan sebelumnya, Eko mengakui jumlah kunjungan relatif stabil. Pada Sabtu pekan lalu, tercatat sebanyak 20.479 wisatawan berkunjung. “Memang lebih banyak di minggu lalu, tapi ini bukan masalah karena terhitung kunjungannya masih stabil,” katanya.
Menurutnya, selisih angka tersebut dipengaruhi durasi libur yang lebih panjang, yakni hingga Selasa (17/2/2026). Dengan waktu libur empat hari, calon wisatawan memiliki keleluasaan mengatur jadwal perjalanan sehingga tidak menumpuk pada satu hari seperti libur akhir pekan biasa.
“Liburnya empat hari, jadi masih ada waktu untuk berlibur,” katanya.
Terpisah, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono, memastikan aktivitas wisata pada Minggu berjalan aman dan terkendali. Petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama lonjakan kunjungan wisata Gunungkidul.
Hingga Minggu siang, belum ada laporan terkait kecelakaan laut di kawasan pantai. “Aman dan lancar karena kondisinya terkendali,” kata Marjono, seraya mengimbau wisatawan agar tidak bermain di area berbahaya demi menghindari risiko kecelakaan laut.
“Kami terus mengimbau ke pengunjung agar berhati-hati. Boleh main air, tapi tetap memperhatikan keselamatan,” katanya, di tengah tingginya kunjungan wisata Gunungkidul selama libur Imlek 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.