Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Tenaga kerja Indonesia. /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tingkat pengangguran di Gunungkidul bersifat fluktatif. Saat masa atau masa tanam seperti sekarang ini, jumlah pengangguran menurun.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Gunungkidul menyebutkan pada 2017 jumlah pengangguran terbuka berjumlah 7.085 orang, dengan 3.223 orang di antaranya merupakan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK). Pada 2018, jumlah pengganguran tercatat sebanyak 9.249 orang, atau naik sebanyak 2.164 orang dibanding 2017.
Kepala Seksi (Kasi) Statistik Sosial BPS Gunungkidul, Paulus Hendri Laksono, mengatakan tingkat pengangguran terbuka dari 100 orang usia bekerja, ada dua orang yang tidak bekerja. Menurutnya tingkat pengangguran di Bumi Handayani menduduki peringkat kedua se-DIY setelah Kulonprogo. “Jika dihitung secara nasional meskipun peringkat dua se-DIY, kategori pengangguran di Gunungkidul masih rendah,” ujar Hendri saat ditemui Senin (25/2/2019).
Hendri menjelaskan saat musim panen tiba seperti saat sekarang ini, angka pengangguran cenderung rendah. Hal ini terjadi lantaran banyak dari mereka yang membantu orang tua bekerja di ladang atau menanam komoditas pertanian milik sendiri. “Saat menunggu panen, jumlah pengangguran naik lagi,” katanya.
Sekretaris Dinas (Sekdin) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul, Gatot Imam Suroyo, membenarkan jika jumlah pengangguran di Gunungkidul sangat tergantung pada masa panen tanaman pertanian. Di saat menunggu panen Disnakertrans berupaya memberdayakan orang-orang yang belum bekerja. “Tahun ini kami mengadakan program padat karya infrastruktur berupa pembangunan jalan di delapan desa,” kata Gatot, Senin.
Menurut Gatot program padat karya merupakan program substitusi. Untuk Kabupaten Gunungkidul biasanya padat karya dilakukan selama 18 hari. “Yang jelas mereka mendapat upah,” kata dia.
Di sisi lain, Disnakertrans Gunungkidul mempunyai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta Balai Latihan Kerja (BLK) yang mengajarkan dan memberikan keterampilan kerja, khususnya untuk siswa SMK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
PDAM Bantul menargetkan 1.000-1.500 pelanggan baru pada 2026. Tiga proyek SPAM diusulkan untuk memperluas layanan air bersih.
Pemkot Yogyakarta mulai menghapus becak motor di Malioboro dan menggantinya dengan becak listrik. Target 900 unit rampung dalam dua tahun.
Menlu Sugiono menanggapi kritik Dino Patti Djalal soal kunjungan luar negeri Prabowo dan menegaskan diplomasi Indonesia membawa manfaat nyata.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 4 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 4 Juni 2026. Kereta pertama berangkat pukul 05.05 WIB dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000.