Bawaslu Bantul Masih Butuh 240 Pengawas TPS

Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS). - Bisnis/Rachman
28 Februari 2019 08:17 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST 16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul masih membutuhkan sekitar 240 warga untuk menjadi pengawas 3.040 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di kabupaten Bantul. Sejauh ini hanya ada 2.800 warga yang mendaftarkan diri untuk menjadi pengawas.

“Terkait dengan perkembangan rekruitmen pengawas TPS, saat ini sudah ada sekitar 2.800 warga yang mendaftarkan diri. Jadi kita masih membutuhkan 240 warga lagi untuk jadi pengawas di TPS yang ada di Bantul,” kata ketua Bawaslu Kabupaten Bantul, Harlina, ketika dihubungi Harianjogja.com pada Rabu (27/2/2019).

Rencananya hari ini Bawaslu Kabupaten Bantul akan memaksimalkann perekrutan pengawas TPS tersebut. Jika hingga hari ini pihaknya masih kekurangan warga untuk jadi pengawas, Bawaslu akan segera berkoordinasi kepada semua dukuh yang ada di kabupaten Bantul terkait masalah pendaftaran pengawas TPS.

“Hari ini kita akan memaksimalkan upaya kita agar jumlah pendaftar pengawas semakin banyak dan bisa memenuhi target sebanyak 3.040 pengawas terpilih,” lanjut Harlina.

Upaya koordinasi serta sosialisasi dengan para dukuh yang ada di kabupaten Bantul adalah cara Bawaslu agar Pemilu 2019 berjalan dengan baik dan lancar. Koordinasi tersebut akan dilakukan mulai hari hingga empat hari kedepan.

Bawaslu berharap semoga ke depannya semakin banyak warga yang mendaftar untuk menjadi pengawas.

“Arahan serta koordinasi kita berlaku untuk semua Dukuh yang ada di Bantul, kami harapkan semoga semakin banyak yang mendaftarkan diri agar kita bisa punya kesempatan untuk memilih calon pengawas yang terbaik dan berintegritas,” tutup Harlina.