Advertisement
Tenggak Apotas, Sakiman Ditemukan Tewas di Alas Soga
Ilustrasi racin - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang pria bernama Sakiman, 64, warga asal Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, ditemukan tewas di Alas Soga, Dusun Soga, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Kamis (28/2/2019) sore. Dari hasil pemeriksaan, korban diduga bunuh diri lantaran ditemukan sebuah botol minuman berisi racun apotas di dekatnya.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Salio, warga dusun setempat saat pulang kerja sekitar pukul 16.30 WIB. Saat melintas di Alas Soga, saksi yang hanya berjalan kaki kaget saat melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan. Karena takut, selanjutnya saksi meminta pertolongan kepada warga sekitar. Saat dicek, ternyata pria tersebut telah meninggal dunia.
Advertisement
Kapolsek Semanu, AKP Ahmad Fauzi Mulyono, melalui Kanit Reskrim Polsek Semanu, Iptu Sujino, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan botol minuman berisi racun. Tim medis memastikan korban tewas lantaran meminum racun tersebut. "Kemungkinan korban bunuh diri dengan cara minum racun jenis apotas. Hasil pemeriksaan tubuh korban tidak ada tanda bekas penganiayaan," ujar Sujino, Jumat (1/3/2019).
Kepala Dusun Soga, Suwarti, mengungkapkan meski beralamat di Temanggung, korban merupakan warganya. Sakiman lahir dan besar di Soga, kemudian pindah ke Temanggung. "Dia ke sini untuk menengok ibunya, tahu-tahu malah bunuh diri. Jenasah korban segera dimakamkan keluarganya," ucap Suwarti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sengketa Tanah di Kulonprogo, Petani Diusir dari Lahan Sendiri
- Setelah Ambulans, Damkar Sleman Juga Disasar Laporan Fiktif DC Pinjol
- Bocah SD Gunungkidul Tertimpa Besi Pikap Dinyatakan Meninggal Dunia
- Besi Merosot dari Pikap Timpa Bocah SD di Playen, Korban Kritis
- Jadwal KRL Solo-Jogja 24 April 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement









