GP Ansor Sebut Prabowo-HTI Jalin Hubungan di Pilpres

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 06 Maret 2019 20:57 WIB
GP Ansor Sebut Prabowo-HTI Jalin Hubungan di Pilpres

Ketua GP Ansor Yaqut Cholil. /Okezone

Harianjogja.com, JOGJA--Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mensinyalir Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan sejumlah ormas radikal saat ini berada di belakang kubu Prabowo Subianto–Sandiaga Uno. Penilaian yang sama juga disampaikan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

“Cara pandang saya dengan Rommy dalam konteks ini tidak berbeda. Kita melihat memang kelompok-kelompok yang selama ini berpikiran keras menyatu di sana [kubu Prabowo]. Yaitu eks HTI ataupun kelompok yang selama ini menyebarkan paham Islam yang radikal," katanya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Rabu (6/3/2019).

Menurut Yaqut, eks HTI memilih Prabowo karena merasa peluang untuk menyebarkan keyakinan mereka kembali terbuka jika Prabowo terpilih. Kondisi berbeda jika Jokowi terpilih. Bagi kelompok ini, jika Jokowi terpilih maka upaya mereka untuk mengusung ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan NKRI bisa tertutup rapat.

"Kenapa mereka ada di sana [Paslon 02], karena melihat peluang paling mudah jika menang untuk bisa kembali mendakwahkan paham yang mereka yakini. Tapi kalau di Jokowi yang terpilih hal itu tertutup, sulit. Kalau di Prabowo itu relatif lebih longgar," tambah Yaqut.

Yaqut menilai hubungan Prabowo-HTI atau ormas radikal lainnya adalah hubungan yang saling menguntungkan untuk saat ini. Walaupun secara ideologis mereka sangat berbeda. Ini lebih pada kepentingan taktis saja di Pemilu.

Yakut menambahkan pasca Pemilu belum tentu kedua pihak ini akan tetap bersatu, karena secara ideologi memang berbeda. Ini lebih hubungan untuk Pilpres saja dimana mereka sama-sama ingin melawan Jokowi. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online