Terdampak Bencana, Kunjungan Wisatawan Turun 30%

Bupati Gunungkidul, Badingah (dua dari kanan), meninjau kondisi Pantai Ngrenehan yang rusak diterjang banjir, Rabu (20/3/2019) - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
22 Maret 2019 21:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dampak Badai Savannah tidak hanya menyebabkan banjir di sembilan kecamatan di Gunungkidul. Bencana juga melumpuhkan aktivitas perekonomian di kawasan pesisir sekaligus mengakibatkan turunnya jumlah kunjungan wisatawan hingga 30%.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Hary Sukomono, mengatakan kondisi perekonomian dan pariwisata di kawasan pesisir merosot. Hal ini terlihat dari data jumlah kunjungan yang masuk. Selama sepekan sebelum bencana, jumlah kunjungan mencapai 49.000 orang. Setelah bencana menerjang, akumulasi kunjungan selama sepekan hanya 17.000 orang. “Bahkan pada 21 Maret secara akumulasi kunjungan hanya 1.009 orang di seluruh destinasi,” kata Hary kepada wartawan, Jumat (22/3/2019).

Ia tidak menampik musibah yang terjadi pada Minggu (17/3) memberikan pengaruh terhadap turunnya jumlah pengunjung. “Penurunan sampai 30 persen dan ini bukan jumlah yang sedikit, apalagi sejumlah pantai seperti Baron, Kukup, Drini hingga Ngerenehan juga ikut diterjang banjir,” katanya.

Menurut dia, turunnya jumlah kunjungan sebagai dampak Badai Savannah menjadi bahan evaluasi Dinpar Gunungkidul agar target PAD dapat terpenuhi di akhir tahun. Terlebih, kata Hary, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, memasuki Mei-Juni kondisi wilayah pantai berpotensi terjadi gelombang tinggi. “Bencana di awal tahun ini menjadi perhatian sehingga kami terus berinovasi dan menggelar promosi agar target wisatawan dapat terpenuhi,” katanya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Gunungkidul, Edi Susilo, mengatakan Pemkab harus benar-benar fokus dalam pengembangan pariwisata. Ia tidak ingin target PAD di sektor pariwisata di 2018 yang meleset terulang kembali di 2019. “Harus terus berinovasi dan berkreasi sehingga wisatawan bisa nyaman dan senang pada saat berkunjung,” katanya.