DPRD Gunungkidul Minta Bantuan Air Bersih Lebih Merata
DPRD Gunungkidul meminta penyaluran bantuan air bersih lebih merata. Hingga 18 September, bantuan mencapai 3.365 tangki.
Ilustrasi konvoi kampanye./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Memasuki hari ketiga kampanye rapat umum terbuka, seluruh partai politik (parpol) peserta pemilu telah mendapatkan jatah untuk berkampanye. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda parpol yang engerahkan massa dalam jumlah besar untuk berkampanye secara terbuka.
Ketua DPD PKS Gunungkidul, Ari Siswanto, mengatakan Selasa (26/3/2019) merupakan jatah partainya untuk kampanye terbuka. Namun jatah tersebut tidak digunakan karena masih fokus untuk kegiatan masing-masing caleg. “Kami lewatkan. Rencananya kami menggelar flashmob dengan mengerah kader, sukarelawan, simpatisan dan caleg pada Minggu [31/3/2019],” kata Ari, Selasa.
Menurut dia, meski melewatkan jadwal kampanye perdana, hal tersebut bukan masalah. Selain jatah kampanye yang masih ada, para caleg yang dimiliki terus berjuang dengan menggelar pertemuan dengan jumlah massa terbatas.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Bendahara DPC Gerindra Gunungkidul, Bambang Adi Waluyo. Menurut dia, di hari ketiga kampnye terbuka partainya mendapatkan jatah berkampanye. Namun hal tersebut tidak digunakan karena kampanye baru dilaksanakan bertepatan dengan jadwal kampanye Calon Presiden Prabowo Subianto di Kota Jogja, Senin (8/4/2019). “Untuk sementara kami lewatkan jatah kampanye terbuka. Pengerahan simpatisan dan kader dilakukan bersamaan dengan kampanye calon presiden,” kata Bambang.
Ketua Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono, membenarkan apabila jadwal kampanye terbuka di Bumi Handayani masih adem ayem. Hal tersebut bukan menjadi masalah karena pelaksanaan kampanye tidak hanya rapat umum, tetapi peserta pemilu juga dapat menggelar rapat terbatas. “Jadi tinggal dipilih mau yang terbuka atau cara kampanye yang lain karena terpenting semua sesuai dengan aturan,” kata Is Sumarsono.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan jajarannya sebagai menyelenggara hanya sebatas memfasilitasi. Apabila peserta tidak menggunakan jadwal kampanye maka hal tersebut menjadi urusan masing-masing partai. “Yang jelas kami sudah berikan porsi yang sama dalam kampanye terbuka,” kata Hani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta penyaluran bantuan air bersih lebih merata. Hingga 18 September, bantuan mencapai 3.365 tangki.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% pada September 2026. Stabilitas rupiah dan tekanan pasar keuangan global menjadi pertimbangan utama.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.