Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Ilustrasi Raperda./ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul menargetkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2018 selesai dibahas di pertengahan April 2019. Rencananya pembahasan dimulai pada Jumat (29/3), dengan ditandai Rapat Paripurna Pengantar LKPJ dari Bupati Gunungkidul.
Anggota DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti, mengatakan jajarannya berkomitmen menyelesaikan LKPJ 2018 lebih awal. Dari sisi penyerahan draf, masing-masing anggota telah mendapatkan sehingga tidak ada alasan untuk menunda pembahasan. “Kami tetap fokus dan harapannya sebelum pemilu semua sudah selesai. Terlebih lagi, Sekretariat Dewan sudah mengagendakan paripurna pengantar LKPJ pada Jumat besok,” kata Ery kepada wartawan, Rabu (27/3/2019).
Menurut dia, dengan tambahan satu raperda ini maka ada empat rancangan peraturan yang dibahas secara bersamaan. Ery menuturkan hal tersebut bukan masalah Karena anggota Dewan tetap bisa membahasnya. “Lebih cepat lebih baik sehingga harapannya di pertengahan April sudah selesai dibahas,” katanya.
Dikatakan Ery, pembahasan LKPJ lebih awal berdampak terhadap rencana pembahasan APBD Perubahan 2019. Pasalnya, perubahan itu tak bisa dibahas apabila pertanggungjawaban APBD di tahun lalu belum selesai dibahas. “Maka semakin cepat LKPJ diselesaikan, pembahasan APBD Perubahan juga semakin cepat. Kami tidak ingin kejadian di tahun lalu terulang karena pembahasan molor maka draf APBD Perubahan yang telah disepakati bersama ditolak oleh Gubernur DIY,” katanya.
Disinggung mengenai target penyelesaian sebelum pemilu, Ery mengaku tidak ada muatan politis di dalamnya. Menurut dia pembahasan raperda adalah murni pelaksanaan tugas anggota Dewan. “Malah bagus dibahas di tengah-tengah kampanye, anggota Dewan tetap fokus membahas raperda. Saya juga heran setiap kerja lambat dikritik, tapi kalau cepat-cepat dikira ada sesuatu yang diinginkan,” katanya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Saptoyo, membenarkan Pemkab bersama-sama dengan Dewan segera membahas LKPJ Bupati 2018. Untuk draf raperda sudah diserahkan ke Sekretariat DPRD Gunungkidul. “Rencananya Jumat digelar paripurna pembahasan awal LKPJ,” katanya.
Saptoyo berharap pembahasan LKPJ berjalan lancar dan dapat selesai secepatnya. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik dan tidak ada masalah saat pembahasan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.