Narapidana Terjun Langsung Membersihkan Tempat Ibadah

llustrasi penjara. - Harian Jogja
28 Maret 2019 07:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Bantul Share :

Harianjogja.com, WATES--Sejumlah warga binaan dan pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Wates, menggelar  "Bakti Merah Putih Narapidana". Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 55.

Untuk memeriahkannya,melakukan aksi sosial dengan membersihkan dua rumah ibadah, yakni Masjid At-Taubat dan Gereja Katolik Paroki, di kawasan Kota Wates, Rabu (27/3/2019). 

"Sebelumnya kami menggelar donor darah dan penanaman pohon di sekitar rutan sebanyak 60 bibit, sekarang dilanjutkan kegiatan bersih tempat ibadah, ini serentak di seluruh rutan di Indonesia," kata Kepala Rutan Klas IIB Wates, Deny Fajariyanto kepada awak media di lokasi kegiatan, Rabu (23/8/2017) pagi.

Deny mengatakan dalam aksi bersih-bersih ini pihaknya menyertakan sebanyak enam warga binaan yang telah menjalani minimal setengah masa hukuman. Sebelum diperbolehkan turun ke lapangan, para narapidana terlebih dahulu diseleksi lewat proses assessment.

"Jadi tidak ada kekhawatiran kabur, mereka kami data mulai dari tempat tinggalnya, dan juga telah kami bina," kata Deny kepada awak media di lokasi kegiatan, Rabu pagi.

Lewat kegiatan ini pria asal Ambarawa, Jawa Tengah tersebut berharap warga binaan bisa tereduksi ihwal pentingnya bermasyarakat. Hal itu menurutnya sangat diperlukan agar selepas keluar dari penjara para narapidana bisa cepat beradaptasi di lingkungan sekitar dan berbaur dengan masyarakat umum.

"Selain ini kami juga memberdayakan warga binaan untuk rutin ikut bedah rumah yang diadakan Pemkab Kulonprogo, kami juga bantu membuat kusen dan gawangan pintu," paparnya.

Salah satu warga binaan yang ikut dalam kegiatan bersih-bersih tempat ibadah, Rudy Kurniawan, 23, mengatakan lewat kegiatan ini ia bisa kembali melihat dunia luar, terutama wilayah Wates. Dia berharap kegiatan ini bisa dilakukan rutin.

"ini jadi nilai plus buat kami, di sisi lain kami bahagia, karena lama gak lihat sekitar Wates. harapannya sih bisa rutin mungkin dua minggu sekali," ujarnya. Rudy sendiri telah menjalani hukuman selama lima bulan dari total delapan bulan sesuai vonis.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari salah satu takmir Masjid At-Taubat, Supriharjo, 60. Pria yang telah 10 tahun menjadi takmir tersebut merasa terbantu dengan aksi sosial yang dilakukan Rutan Klas IIB Wates beserta warga binaan. Menurutnya dengan ikut serta membersihkan masjid bisa membikin nyaman para jamaah masjid tersebut.