TKD Targetkan Jokowi-Ma'ruf Raih 75% Suara di Kulonprogo

Pembacaan deklarasi dukungan capres cawapres nomor urut 1 Jokowi Ma'ruf Amin di Gedung Kesenian, Kecamatan Wates, Jumat (29/3/2019). - Harian Jogja/ Jalu Rahman Dewantara
30 Maret 2019 11:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Kabupaten Kulonprogo ditargetkan menjadi lumbung suara tertinggi di DIY untuk memenangkan pasangan capres cawapres nomor urut 1 Jokowi Ma'ruf Amin dalam pemilu mendatang.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Yogyakarta, Bambang Prastowo mentargetkan perolehan suara petahana di kabupaten berjuluk Bumi Menoreh ini bisa mencapai 75%.

"Ini yang paling tinggi dibandingkan kabupaten lain di DIY, untuk tingkat provinsi [DIY] kami target 71 persen, kalau tingkat nasional target minmal 70 persen," kata Bambang, usai menghadiri Deklarasi Kulonprogo Bersatu sebagai bentuk dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1, Jokowi Ma'ruf Amin di Gedung Kesenian, Kecamatan Wates, Jumat (29/3/2019).

Ketua Panitia Deklarasi Kulonprogo Bersatu, Juwadi menyampaikan, target kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Kulonprogo tertinggi se-DIY karena basis massa di wilayah ini merupakan yang terbanyak. Dia mengklaim ada parpol dengan suara cukup banyak yang mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01.

"Ketika parpol perolehan suaranya bagus, maka akan bergerak membantu upaya kemenangan paslon nomor urut 01," katanya.

Untuk mengejar target tersebut, lanjut Juwadi, pihaknya bakal menguatkan konsolidasi dengan partai koalisi pendukung nomor urut 1. Selain itu dalam waktu dekat Tim Kampanye Kabupaten Kulonprogo akan mengambil langkah pro aktif agar masyarakat mau menyalurkan suaranya mendukung pasangan Jokowi Ma'ruf.

Koordinator Golkar Jokowi (GOJO) DIY, Gandung Pardiman yang turut hadir dalam deklarasi tersebut menambahkan penguatan tim pemenangan mulai dari tingkat desa hingga provinsi diperlukan.

Pola door to door yang menyasar langsung masyarakat juga bakal dilakukan. "Agar target kemenangan bisa tercapai. Kita perlu terjun lapangan. Itu kata kuncinya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu anggota Komisi VII DPR RI tersebut mengharap Deklarasi Kulonprogo Bersatu bisa menjadi kampanye penangkal hoax yang beberapa waktu terakhir meresahkan masyarakat. Salah satunya soal kegelisahan harga kebutuhan pokok di pasar.

Dia mengaku telah terjun mensurvei pasar dan tidak didapati respon negatif terkait pemerintahan Jokowi. "Keresahan itu tidak ada, kemarin malah respon masyarakat positif," kata Gandung.

Deklarasi Kulonprogo Bersatu, ini menghadirkan perwakilan parpol peserta koalisi yang bersama-sama mendeklarasikan dukungan kepada paslon nomor urut 01. Selain untuk mengupayakan kemenangannya juga sebagai langkah menciptakan pemilu yang tertib dan aman.