Geopark Gunungsewu Akan Dinilai Lagi UNESCO, Ini Persiapan Gunungkidul
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Ilustrasi./Reuters-Kacper Pempel
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Sebanyak 50 alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam sukarelawan Jokowi menggelar kampanye dengan cara blusukan ke rumah warga di Dusun Tambakrejo, Desa Sodo, Kecamatan Paliyan, Minggu (7/4/2019). Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Koordinator Tim Sukarelawan Jokowi Blusukan di Jogja, Vivi Vanua Yanua Candra, mengatakan dalam blusukan terdapat dua agenda, yakni aksi sosial dengan menggelar pasar murah untuk keluarga prasejahtera di Dusun Tambakrejo, Desa Sodo, serta bagian dari kampanye untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019. “Kami langsung mendatangi warga dari rumah ke rumah,” kata Vivi kepada wartawan, Minggu.
Menurut dia, aksi blusukan ini digelar untuk memenangkan hati rakyat sehingga upaya pemenangan bisa diwujudkan. Selain itu, dengan mendatangi warga dari rumah ke rumah merupakan cara untuk menangkal berita bohong yang selama ini beredar di masyarakat berkaitan dengan sosok petahana, Jokowi. “Untuk itu kami tidak sendiri dan mengajak teman-teman Jokowi pada saat kuliah sehingga bisa menjelaskan bagaimana sosok sang calon presiden yang asli. Harapannya dengan begini maka berita bohong yang beredar bisa diluruskan sehingga masyarakat tidak alah kaprah,” katanya.
Dia menambahkan, untuk paket sembako dijual murah dengan harga Rp20.000 per paket. Diharapkan dengan aksi sosial ini dapat membantu masyrakat khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Salah seorang teman Jokowi semasa kuliah, Jambrong Sasono, mengaku prihatin dengan banyaknya berita bohong yang ditujukan kepada Jokowi. Oleh karena itu ia bersama-sama dengan rekan seperjuangan bergerak untuk meluruskan berita yang tidak benar tersebut. “Aksi blusukan ini bagian dari kegiatan moral untuk meluruskan berita fintah yang beredar di masyarakat,” kata Jambrong.
Selain itu, aksi blusukan ini juga disosialisasikan cara mencoblos yang benar sehingga suara yang dipilih masyarakat sah dan tidak terbuang percuma. “Tentunya kami pilih Jokowi sehingga bisa satu periode lagi untuk memimpin Indonesia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Kenali tanda disleksia pada anak saat belajar membaca, mulai sulit mengenali huruf hingga membaca lambat dan kesenjangan nilai akademik.
Perkara TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah masuk tahap finalisasi. Tim 9 Kejagung menunggu P-21 sebelum penyerahan tersangka dan barang bukti.
Sebanyak 153 kasus kebakaran terjadi di Gunungkidul hingga September 2026. DPRD meminta warga aktif mencegah kebakaran sejak dini.
IHSG ditutup turun 1,13 persen ke 6.461,15 mengikuti bursa Asia di tengah ketegangan geopolitik Iran-AS dan Ukraina-Rusia.