Tangkal Hoaks, Sukarelawan Jokowi Blusukan ke Desa Sodo

Ilustrasi. - Reuters/Kacper Pempel
07 April 2019 21:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Sebanyak 50 alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam sukarelawan Jokowi menggelar kampanye dengan cara blusukan ke rumah warga di Dusun Tambakrejo, Desa Sodo, Kecamatan Paliyan, Minggu (7/4/2019). Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Koordinator Tim Sukarelawan Jokowi Blusukan di Jogja, Vivi Vanua Yanua Candra, mengatakan dalam blusukan terdapat dua agenda, yakni aksi sosial dengan menggelar pasar murah untuk keluarga prasejahtera di Dusun Tambakrejo, Desa Sodo, serta bagian dari kampanye untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019. “Kami langsung mendatangi warga dari rumah ke rumah,” kata Vivi kepada wartawan, Minggu.

Menurut dia, aksi blusukan ini digelar untuk memenangkan hati rakyat sehingga upaya pemenangan bisa diwujudkan. Selain itu, dengan mendatangi warga dari rumah ke rumah merupakan cara untuk menangkal berita bohong yang selama ini beredar di masyarakat berkaitan dengan sosok petahana, Jokowi. “Untuk itu kami tidak sendiri dan mengajak teman-teman Jokowi pada saat kuliah sehingga bisa menjelaskan bagaimana sosok sang calon presiden yang asli. Harapannya dengan begini maka berita bohong yang beredar bisa diluruskan sehingga masyarakat tidak alah kaprah,” katanya.

Dia menambahkan, untuk paket sembako dijual murah dengan harga Rp20.000 per paket. Diharapkan dengan aksi sosial ini dapat membantu masyrakat khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Salah seorang teman Jokowi semasa kuliah, Jambrong Sasono, mengaku prihatin dengan banyaknya berita bohong yang ditujukan kepada Jokowi. Oleh karena itu ia bersama-sama dengan rekan seperjuangan bergerak untuk meluruskan berita yang tidak benar tersebut. “Aksi blusukan ini bagian dari kegiatan moral untuk meluruskan berita fintah yang beredar di masyarakat,” kata Jambrong.

Selain itu, aksi blusukan ini juga disosialisasikan cara mencoblos yang benar sehingga suara yang dipilih masyarakat sah dan tidak terbuang percuma. “Tentunya kami pilih Jokowi sehingga bisa satu periode lagi untuk memimpin Indonesia,” katanya.