Advertisement
Kembulan 2, Pameran Seni Lintas Agama yang Digelar Pesantren Kaliopak
Kepala Pesantren M. Jadul Maula ketika memberikan sambutan di acara Kembulan 2 di Pesantren Kaliopak, Piyungan, Bantul, Rabu (11/4/2019)). - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Guna merayakan peresmian Galeri Kaliopak di Pesantren Kaliopak, Dusun Klenggotan, Srimulyo, Piyungan, Bantul, pesantren bekerja sama dengan berbagai komunitas seni menggelar acara Kembulan 2 dengan tema Nguwongke. Pameran berlangsung hingga 10 Mei nanti.
Acara tersebut dibuka pada Rabu (10/4/2019) malam di Galeri Kaliopak. “Sebenarnya pameran ini digelar untuk peresmian Galeri Kaliopak yang baru saja selesai dibangun dan siap untuk dipergunakan. Selain itu ini adalah acara rutin tahunan yang namanya Kembulan dan ini adalah acara kedua kalinya, maka nama acaranya Kembulan 2,” kata Ketua Pesantren Kaliopak, M. Jadul Maula ketika ditemui Harian Jogja, Rabu (10/9/2019).
Advertisement
Kembulan adalah acara tahunan yang digelar oleh pesantren yang melibatkan para seniman-senima Jogja. Acara ini bisa diikuti oleh seluruh seniman dan tidak memandang agama meskipun lokasinya berada di pesantren.
“Kembulan itu wadah untuk para seniman yang ingin berkarya, jadi acara ini meliputi lintas generasi, lintas agama dan Kembulan tidak memandang apapun, siapa saja bisa ikut pameran di Kembulan, ada dari luar kota juga dan ada juga karya dari anak pesantren Kaliopak,” ujar Maula.
Dia mengatakan tema Nguwongke diambil dengan tujuan menyadarkan masyarakat bahwa nguwongke (dalam bahasa Indonesia adalah memanusiakan manusia) itu sangat penting dan apalagi di tengah-tengah kondisi negara yang sedang mengalami tahun Politik.
Pembukaan pameran dihadiri kolektor ternama, Oei Hong Djien. Dalam sambutannya, Hong Djien berharap Galeri Kaliopak bisa memberikan manfaat yang positif bagi warga Klenggotan. Selain itu ia juga mengucapkan selamat kepada Pesantren atas terbangunnya Galeri Kaliopak.
“Semoga dengan adanya galeri ini bisa berdampak positif bagi warga Klenggotan dan juga warga pesantren sendiri. Seni adalah bagian yang penting dalam hidup kita dan setiap orang yang memiliki jiwa seni membutuhkan tempat untuk berkarya, semoga Galeri Kaliopak mampu menjadi wadah juga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Kelurahan Gunungketur Optimalkan Pengelolaan Sampah Organik
- Bank Sleman Siapkan Mobile Banking, Target Beroperasi 2026
- Dua Pemancing Hilang di Pantai Wediombo, Pencarian Diperluas
- Warga Karangwaru Jogja Terapkan Biowash untuk Kelola Sampah Organik
- Lampaui Target, PAD Kota Jogja 2025 Tembus Rp952 Miliar
Advertisement
Advertisement



