Warga Terdampak TPA Piyungan Dapat BPJS Kesehatan Gratis dari Pemkab
Pemkab Bantul memberikan BPJS Kesehatan gratis bagi 544 warga terdampak TPA Piyungan sebagai bentuk perlindungan kesehatan dan kompensasi.
Lonjakan pengunjung menjelang waktu berbuka membuat kawasan di depan Pasar Bantul berubah menjadi pusat keramaian setiap sore selama Ramadan. - ist
Harianjogja.com, BANTUL—Lonjakan pengunjung menjelang waktu berbuka membuat kawasan di depan Pasar Bantul berubah menjadi pusat keramaian setiap sore selama Ramadan. Warga berbondong-bondong datang untuk berburu takjil, memicu peningkatan penjualan yang signifikan bagi para pedagang.
Situasi ini terlihat konsisten dalam beberapa hari terakhir, terutama saat mendekati waktu magrib. Deretan lapak kuliner di sepanjang area tersebut dipadati pembeli yang mencari berbagai menu berbuka, mulai dari makanan berat hingga jajanan ringan.
Beragam pilihan makanan tersedia di pasar dadakan ini. Mulai dari kuliner tradisional, minuman segar, hingga makanan kekinian, semuanya mudah ditemukan di satu lokasi yang sama.
Tingginya minat masyarakat memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan tersebut. Banyak pedagang mengaku mengalami lonjakan omzet dibanding hari biasa.
Salah satunya Dinda, pedagang makanan yang merasakan peningkatan penjualan hingga beberapa kali lipat selama Ramadan.
“Ini jauh lebih ramai dibandingkan hari biasa, bisa sampai tiga kali lipatnya. Terus ini juga pengunjungnya banyak sekali jadi sangat membantu para pedagang seperti kami,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Ramainya aktivitas jual beli ini juga didukung oleh pemerintah daerah. Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan kenyamanan pengunjung.
“Ini juga kami para pedagang didukung sama Pemkab, salah satunya mereka bantuin mengatur jalan,” kata Dinda.
Selain itu, promosi Pasar Ramadan turut digencarkan melalui berbagai kanal media sosial untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Di sisi lain, keberadaan pasar ini juga dirasakan manfaatnya oleh warga. Salah satu pengunjung, Nilam Dwiyanti, mengaku terbantu karena dapat dengan mudah menemukan menu berbuka. Ia tertarik membeli siomai yang dijajakan di salah satu lapak setelah melihat keramaian di lokasi.
“Kebetulan ada Pasar Ramadan ini tadi mampir karena ramai sekali. Jadi mau cari makanan apapun ada di sini,” ucapnya.
Menurut Nilam, ragam pilihan makanan di lokasi tersebut cukup lengkap. Selain itu, harga yang ditawarkan pedagang juga masih terjangkau bagi masyarakat. “Harganya masih masuk akal dan tidak mahal menurut saya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memberikan BPJS Kesehatan gratis bagi 544 warga terdampak TPA Piyungan sebagai bentuk perlindungan kesehatan dan kompensasi.
Dindikpora Yogyakarta menerapkan SPMB SMP 2026 berbasis RTO dengan fitur ubah pilihan sekolah secara real time.
Pemasangan girder Tol Jogja–Solo di Simpang Kronggahan memicu pengalihan arus lalu lintas dan skema U-turn sementara.
BNPB melaporkan kekeringan di Banyumas dan Purbalingga. BPBD menyalurkan air bersih untuk ratusan keluarga terdampak.
Seorang nelayan Morotai tewas tersambar petir saat pulang melaut. BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem di pesisir.
Harganas 2026 akan digelar di Yogyakarta dengan tema “Ayah Wajib Hadir”, menyoroti pentingnya peran ayah dalam keluarga.