Ini Moda Transportasi Penunjang Operasi Bandara Internasional Yogyakarta

Sri Sultan HB X (kiri) mendengarkan pemaparan progres pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta dalam peninjauan di lokasi bandara, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (8/1/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
14 April 2019 20:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Angkasa Pura (AP) 1 telah menyiapkan beberapa moda transportasi yang akan digunakan selama pengoperasian perdana Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo.

Angkutan tersebut meliputi 12 unit bus DAMRI, 15 unit bus Shuttle-Ku, dan 20 unit taksi. Moda transportasi ini bakal mengangkut pengguna jasa penerbangan menuju YIA dari titik keberangkatan di area Jogja dan beberapa wilayah lain.

Selain ketiga layanan itu, AP 1 juga membuka rute kereta api bagi para penumpang yang berangkat dari Stasiun Tugu, Lempuyangan, dan Maguwo dengan titik pemberhentian di Stasiun Wojo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

“Nanti akan ada jadwal khusus kereta bisa berhenti di Wojo, tetapi yang pasti menyesuaikan dengan jadwal penerbangan, minimal tiga jam sebelum pesawat berangkat kereta udah sampai stasiun,” kata General Manager Bandara Adisucipto PT AP 1 yang menjadi Juru Bicara Proyek YIA, Agus Pandu Purnama, Minggu (14/4).

Sesampainya di Stasiun Wojo, penumpang akan dijemput oleh bus Shuttle-Ku dengan rute khusus Wojo-YIA. Frekuensi hilir mudik bus itu berkisar 10-20 menit dengan jarak tempuh 5,1 km. Adapun jumlah bus yang disediakan sebanyak lima unit.

Dalam operasional terbatas nanti, sebanyak empat penebangan internasional dari dua maskapai yaitu Air Asia dan Silk Air yang saat ini beroperasi di Bandara Adisucipto bakal dipindahkan ke YIA. Pemindahan ini bakal bebebarengan dengan proses pemindahan layanan bea cukai, imigrasi, dan karantina (CIQ). Jika tahap ini rampung, besar kemungkinan YIA bisa segera beroperasi.

“Karena pemindaham CIQ akan dilangsungkan pada malam sebelum peresmian, setelah itu YIA bisa langsung beroperasi, tapi untuk kepastian kapan tanggal peresmian kita lihat dulu perkembangannya, semoga bisa di akhir April,” kata Pandu.

Project Manager Pembangunan YIA Taochid Purnama Hadi mengatakan jalan datar sepanjang 1,5 km dari jalan nasional Jogja-Purworejo telah siap menyambut penumpang pesawat yang hendak ke terminal. Selain itu juga bakal disediakan jembatan layang yang juga berfungsi sebagai jalur masuk ke terminal. Namun, jembatan layang saat ini masih proses pembangunan. “Tapi saya yakin ini cukup soalnya, besok masih minimum operation jadi belum banyak penumpang.”