Advertisement
Merapi Luncurkan Lava Pijar 4 Kali
Guguran Lava Merapi terpantau dari Srunen, Minggu (13/1/2019). - Twitter/BPPTKG
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Gunung Merapi kembali meluncurkan lava pijar. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat empat kali guguran lava pijar selama periode pemantauan pada Minggu (14/4/2019) hingga Senin (15/4/2019).
Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resmi sebagaimana dikutip Antara menyebutkan guguran lava meluncur sejauh 750 meter ke arah Kali Gendol terlihat berdasarkan CCTV sejak Minggu (14/4/2019) pukul 18:00 WIB hingga Senin (15/4/2019) pukul 06:00 WIB.
Advertisement
Sementara itu, hasil pengamatan visual pada Senin mulai pukul 00:00-00:06 WIB, Gunung Merapi tampak, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 15 meter di atas puncak kawah.
Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah barat. Suhu udaranya 16-21.1 derajat Celsius, dengan kelembaban udara 52-85 persen, dan tekanan udara 568.5-708.3 mmHg.
BACA JUGA
Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.
BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi, dan menyarankan warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol waspada karena jarak guguran awan panas semakin jauh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Empat WNA Tewas, Nakhoda dan ABK Kapal Labuan Bajo Jadi Tersangka
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Agenda Event, Pariwisata, Konser dan Olahraga, 8 Januari 2026
- KUHAP Baru Berlaku, Satpol PP Bantul Masih Tunggu Aturan Teknis
- Mobil Terbakar di Condongcatur, Diduga Akibat Selang BBM Bocor
- Warga Wukirsari Minta Talut Sungai Celeng Segera Diperbaiki
- Pilihan Lurah Serentak di Gunungkidul Digelar September 2026
Advertisement
Advertisement




