Kisruh Pemilu di LN, UIN Minta Investigasi Dipercepat

Petugas menyegelan logistik Pemilu 2019 di gudang KPU Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (10/4/2019). - Antara/Siswowidodo
16 April 2019 08:37 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) Jogja mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak terkait mempercepat investigasi perihal kisruhnya pelaksanaan pemilu di luar negeri (LN).

Wakil Ketua PSPBN UIN Suka Jogja Abdur Rozaki menilai pada prinsipnya penyelenggara pemilu sudah bekerja secara profesional. Kendati demikian, perlu cepat diketahui, perihal pemilu bermasalah di sejumlah negara benar-benar terjadi atau rumor yang bertujuan untuk mendelegitimasi pemilu.

"Jangan cemari pemilu dengan informasi-informasi yang tidak jelas," kata dia, Senin (15/4/2019).

Dikatakan dia, dalam waktu yang sama KPU juga harus menindak tegas, jangan sampai ada hak konstitusional warga negara di LN yang terabaikan. “Kepada masyarakat, diharap tetap memberikan kepercayaan kepada penyelenggara pemilu. Selain itu, merenung dan berpikir secara mendalam, agar memilih pemimpin yang kuat, tidak terpengaruh hoaks dan menolak politik uang.

Rektor UIN Prof.Yudian Wahyudi mengungkapkan sikap kelembagaan dari Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara UIN Sunan Kalijaga mengajak semua pihak agar bisa terselenggara pemilu berkualitas dan berintegritas. "Gunakan hak suara sesuai konstitusi. Adanya permasalahan teknis penyelenggaraan pemilu di luar negeri, seyogyanya tidak mengurangi substansi pemilu sesuai amanat konstitusi," kata dia.