Antisipasi Gangguan selama UNBK, Disdikpora Siapkan Tim Help Desk

Ilustrasi. - Harian Jogja/Desi Suryanto
21 April 2019 19:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul menyiapkan tim help desk untuk mengatasi masalah gangguan jaringan Internet selama penyelenggaraan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) sederajat. Diharapkan tim ini bisa memberikan bantuan sehingga penyelenggaraan ujian berlangsung lancar.

Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, menyatakan tim help desk terdiri dari 10 orang teknisi yang bersiaga di kelompok kerja UNBK. Tim ini siap memberikan pelayanan untuk menyelesaikan masalah gangguan selama penyelenggaraan ujian.

Cara kerja dari tim ini dengan memantau potensi masalah gangguan jaringan. Jika ada masalah, tim dipanggil untuk menyelesaikan gangguan yang muncul. “Tergantung masalah yang terjadi, kalau ringan cukup memberikan instruksi melalui telepon. Tapi kalau kategori berat maka tim bisa meluncur ke sekolah untuk membantu menyelesaikan masalah,” katanya kepada wartawan, Minggu (21/4/2019).

Menurut dia, keberadaan tim ini sebagai antisipasi adanya gangguan jaringan. Untuk penyelenggaraan, sekolah sudah memiliki operator yang bertugas memandu pelaksanaan ujian. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar,” katanya.

Dikatakan Bahron, dari sisi persiapan penyelenggaraan UNBK tahun ini tidak ada masalah karena sekolah menyiapkan fasilitas pendukung ujian seperti komputer, jaringan kelistrikan hingga Internet. Selain itu sekolah juga menyiapkan para siswa untuk membiasakan mengerjakan soal melalui komputer. “Semua sudah dipersiapkan dan mudah-mudahan hasilnya maksimal,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi adanya gangguan, selain menyiapkan tim help desk, Disdikpora Gunungkidul juga berkoordinasi dengan PT PLN agar selama ujian tidak ada pemadaman. Namun, menurut Bahron, mengacu pada pengalaman penyelenggaraan tahun sebelumnya, sekolah diminta menyediakan genset untuk mengantisipasi pemadaman listrik mendadak. “Sudah kami instruksikan untuk sewa genset sebagai cadangan apabila ada pemutusan jaringan listrik secara tiba-tiba sehingga tidak mengganggu pelaksanaan ujian,” katanya.

Bupati Gunungkidul, Badingah, Minggu pagi menyempatkan diri untuk meninjau kesiapan ujian di beberapa sekolah baik SD maupun SMP di Kecamatan Karangmojo, Semanu dan Wonosari. Menurut Badingah, secara persiapan sekolah sudah siap menggelar ujian. “Sudah saya cek dan semua sudah siap,” katanya di sela-sela peninjauan persiapan ujian di SMP Persiapan Kecamatan Semanu.

Bupati berharap pelaksanaan ujian berjalan lancar dan hasil yang diperoleh siswa juga maksimal. “Mudah-mudahan semua bisa lulus 100 persen,” kata Badingah.