900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Pembuangan sampah di TPST Piyungan, Bantul, Jumat (29/3/2019)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Rencana pengelolaan TPST Piyungan dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) mulai ada perkembangan. Pemerintah pusat menjadwalkan pembangunan fisik pada 2021 sehingga operasional pengelolaan sampah dengan sistem KPBU bisa dilakukan pada 2022.
Kepala Balai Pengelola Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Kuncoro Hadi Purnomo mengatakan untuk sementara Pemda DIY menyiapkan sekitar 1,8 hektar lahan untuk pengelolaan TPST Piyungan dengan model baru. Model yang dimaksud dengan melibatkan investor (swasta) untuk mengelola sampah diDl DIY. "Luas lahan itu masih sementara, kami juga masih belum tahu apakah cukup atau tidak. Saat ini pembahasan masih terus berproses," katanya di DPRD DIY, Selasa (30/4/2019).
Dia menjelaskan, berdasarkan pembahasan yang dilakukan Pemda DIY dengan pemerintah pusat (Bappenas), rencana pembangunan fisik akan dilakukan pada 2021 sementara operasionalnya ditargetkan pada 2022. Dimungkinkan, kata Kuncoro, proses lelang untuk pengelolaan sampah di TPST Piyungan dengan sistem KPBU akan dilakukan pada 2020 mendatang.
"Sampai saat ini juga masih dibahas model teknologi seperti apa yang akan ditawarkan ke investor masih dibahas di pusat," katanya.
Menurutnya, lokasi TPST Piyungan sudah tidak ideal, kapasitasnya masih bisa dimanfaatkan hingga maksimal 2021. Penggunaan teknologi dalam sistem KPBU bisa saja dilakukan. Apakah menerapkan teknologi plasma gratifikasi di TPA Putri Cempo, Solo sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) ataupengelolaan sampah modern, Intermediate Treatment Facility (ITF) di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
"Atau yang dilakukan di Cirebon? Hanya saja model seperti apa yang cocok masih butuh kajian. Sebab penggunaan teknologi mahal, penerapannya juga tidak mudah," katanya.
Apalagi, lanjutnya, yang masuk ke TPST ini tidak semua yang dalam bentuk residu. Seharusnya, sambung Kuncoro, yang masuk ke TPST Piyungan berupa residu. Hal ini menunjukkan persoalan sampah lebih banyak terjadi di wilayah hulu. Jika masyarakat benar-benar melakukan proses pemilahan dari sejak dari rumah hal itu bisa menekan jumlah ton sampah yang masuk ke TPST. Sosialisasi pemilihan sampah dari warga dinilai masih bagus.
"Persoalannya, tidak ada yang bisa memantau sampah dari hotel-hotel, apartemen, pasar modern, perumahan. Tapi siapa yang bisa memantau sampah dipilah dari lokasi-lokasi tersebut?," tanya dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Adi Prayitno menilai PPP punya modal politik dari elektabilitas 3,4 persen untuk memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029.
Cristian Romero ditunjuk menjadi kapten baru Argentina setelah Lionel Messi pensiun dari sepak bola internasional.
Lowongan Mekanik Trans Jogja dibuka hingga 30 September 2026. Lulusan SMK dan fresh graduate bisa cek syarat serta cara daftarnya.
Roberto Mancini gagal membawa Italia menang dalam laga perdananya. Gli Azzurri kalah 0-2 dari Belgia di UEFA Nations League.
Debut Zinedine Zidane bersama Prancis berbuah kemenangan 1-0 atas Turki di UEFA Nations League berkat gol Kylian Mbappe.