Balapan Liar di Gunungkidul Bakal Diburu Polisi

Ilustrasi - Istimewa
06 Mei 2019 19:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran Satuan Lalu Lintas, Polres Gunungkidul mengendus adanya jalan yang digunakan untuk ajang balapan liar. Untuk mengatisipasi hal-hal yang tak diinginkan, pihak kepolisian akan rutin menggelar operasi keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Kepala Satlantas Polres Gunungkidul AKP Mega Tetuko mengatakan, aksi balap liar di Gunungkidul masih sangat mungkin terjadi. Hal ini terlihat dari banyaknya ruas jalan baru di Gunungkidul seperti jalur jalan lintas selatan dan jalan alternative Sleman-Gunungkidul di Desa Gading, Playen. Kondisi jalan yang lebar dan luas dapat disalahgunakan khususnya anak-anak muda untuk aksi kebut-kebutan.

“Kami akan lakukan patrolis di jam-jam rawan, salah satunya pada saat menunggu buka puasa seperti sekarang ini,” kata Mega kepada wartawan, Senin (6/5/2019).

Menurut dia, sebagai petugas keamanan di masyarakat, pihak kepolisian memiliki kewajiban menjaga ketertiban dan keamanan. Selain itu, jajaran Satlantas juga terus berupaya mengurangi risiko kecelakaan akibat penyalahgunaan jalan raya. “Mudah-mudahan dengan rutin menggelar patroli, aksi balap liar bisa dicegah dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” katanya.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalanan, lanjut Mega, bukan semata-mata menjadi tugas pihak kepolisian, namun masyarakat harus ikut berpartisipasi. Selain terus menaati tata tertib dalam berlalulintas, pengguna jalan harus saling menghormati sesama pemakai jalan.
“Kecelakaan tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain. Jadi, pengguna jalan harus saling menghormati dan terus menaati peraturan yang berlaku,” ungkapnya.