Kolam Renang Sumber Mata Air Clereng Kebanjiran Pengunjung

Pengunjung ramai untuk padusan menjelang ramadhan pada Minggu (5/5/2019) di Kolam Renang Clereng. - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan.
06 Mei 2019 08:27 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, PENGASIH--Menjelang ramadhan, anak-anak sampai orang dewasa penuhi Kolam Renang Clereng untuk padusan. Pada 2019, warga padusan di Clereng lebih banyak dibanding tahun lalu.

Kepala Unit Clereng-Sendangsari PDAM Kulonprogo, Muhammad Santoso mengatakan, pada Minggu (5/5/2019) dari siang sekitar pukul 14.00 WIB pengunjung mulai memadati Kolam Renang Clereng. "Untuk padusan tahun ini sepertinya lebih ramai," kata Santoso.

Menurutnya, pengunjung Kolam Renang Clereng untuk padusan di tahun ini sampai 300 orang. Di tahun lalu, pengunjung untuk padusan hanya sekitar 200 orang. Pengunjung biasanya ramai untuk padusan di sore hari.

Pengunjung yang datang tidak hanya dari Kulonprogo saja, tapi juga dari luar Kulonprogo seperti Purworejo dan Kota Jogja. Di hari biasa, pengunjung Kolam Renang Clereng hanya sampai 25 orang saja, sedangkan di hari libur paling mentok sampai 85 orang.

Menurut Santoso, warga yang akan menjalankan ibadah puasa terlebih dahulu menggelar padusan sebagai bagian dari tradisi. "Warga banyak memilih padusan di Clereng. Tempatnya sejuk, airnya jernih, debit airnya juga cukup," ungkapnya.

Selain padusan di Clereng, warga biasanya juga menggelar padusan di tempat lain seperti Kolam Renang UNY, dan di kolam renang lainnya. "Biasanya ke yang lainnya juga, tapi Clereng jadi tujuan utama," ucapnya.

Ia menjelaskan, air untuk Kolam Renang Clereng berasal dari sumber mata air Clereng. Pihaknya mengaku rutin mengelola kolam renang tersebut. "Kami kelola setiap hari Kamis untuk dikuras, dikasih kaporit untuk membunuh patogen," ujar Santoso.

Sala satu pengunjung, Syaiful Bahri mengaku biasanya selain padusan di Clereng ia juga pernah padusan di tempat lain, seperti Kolam Renang UNY. "Kalau di sini kan enaknya, tempatnya lebih alami, airnya langsung dari mata air," ucap warga Sentolo itu.