Buntut Hasto Naik ke Pusat, Pemilihan Wabup Kulonprogo Bakal Diwarnai Polemik

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo - Harian Jogja/Desi Suryanto
13 Mei 2019 20:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemilihan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo sebagai kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) oleh Pemerintah Pusat akan disusul dengan pemilihan Wakil Bupati (wabup) baru , karena wabup saat ini akan naik menggantikan posisi politikus PDIP tersebut.

Wakil Ketua I DPRD Kulonprogo yang juga merupakan Ketua DPC PAN, Kulonprogo, Ponimin Budi Hartono mengatakan dalam proses pemilihan wabup nanti, kemungkinan besar akan diwarnai sejumlah polemik. Hal ini mengingat partai pengusung pasangan Hasto-Sutedjo dalam Pilkada 2017-2022 lalu cukup banyak.

"Ada PKS, PDIP, PAN dan Golkar, nanti akan banyak beda pandangan, saya harap meski begitu kita bisa dilancarkan," kata Ponimin, Senin (13/5/2019).

Ponimin mengatakan keberadan Hasto di tingkat nasional diharapkan mampu memudahkan lobi-lobi Kulonprogo untuk naik ke nasional. Terutama soal promosi daerah. Sepeninggal Hasto, dia mengharap penggantinya mampu bekerja sebaik sekarang. "Yang gesit dan cerdas, karena Kulonprogo sekarang kan sedang fase berkembang ke arah lebih baik," ucapnya.

Wakil Ketua II DPRD Kulonprogo, Lajiyo Yok Mulyono menekankan, calon pengganti Hasto yang kemungkinan besar akan diisi sang Wakil Bupati, Sutedjo, punya beban berat hingga masa bakti pada 2022 untuk menyelesaikan janji-janji politik dan visi misi yang digaungkan pada Pilkada 2017 lalu. "Kalau memang bupati naik ke pusat dapat diwakilkan sosok lain yang mampu meneruskan janji tersebut," ujarnya.