Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Ketua Kelompok Tani Gisik Pranaji, Desa Bugel, Panjatan, Sukarman, membongkar tanaman cabai di lahannya di Desa Bugel, Senin (11/2/2019).-Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Produktivitas cabai petani di pesisir pantai selatan diprediksi menurun di tahun ini mengingat banyak petani yang mengandalkan tanaman lain.
Ketua Kelompok Tani Fisik Pranaji, Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Sukarman, mengatakan tiap tahunnya produktivitas cabai di petani cenderung turun. Dalam satu lahannya, petani lebih memilih mengandalkan melon dan semangka dibanding cabai.
“Tiap tahunnya persentase tanaman cabai dibanding melon atau semangka semakin sedikit,” tuturnya, Senin (20/5). Ia menjelaskan pada 2018, persentase cabai lebih banyak dibanding menanam melon atau semangka. Tanaman cabai sampai 70% sedangkan tanaman melon dan semangka hanya 30%.
Di tahun ini, kondisinya malah terbalik. “Tanaman cabai 30 persen, banyaknya yang menanam melon semangka sampai 70 persen,” ungkap Sukarman, Senin (20/5/2019). Kondisi seperti itu membuat tahun ini diprediksi produktivitas cabai semakin menurun.
Dia memaparkan lebih menguntungkan menanam melon semangka dibanding menanam cabai. Biaya produksi tanaman cabai pun dianggap lebih mahal dibanding tanaman melon dan semangka. Ditambah, pada tahun lalu, tempat pelelangan cabai yang diandalkan petani pun berkurang. Dari 25 tempat lelang, hanya 15 tempat yang bertahan, sisanya terkena penggusuran akibat adanya Yogyakarta International Airport (YIA).
Kepala Seksi Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Holtikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Jayeng Purwadi mengatakan petani di pesisir selatan banyak yang mengandalkan pasar lelang cabai. “Dari pasar lelang itu nanti didistribusikan ke Jakarta atau Sumatra,” tuturnya. Berdasarkan datanya, di tahun lalu, jumlah produksi cabai mencapai sekitar 19.000 ton. Lalu produktivitasnya bisa sampai sembilan atau 10 ton per hektarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.