Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC Dimajukan, Huistra Siapkan Rotasi
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026. Pieter Huistra siapkan rotasi dan menunggu perkembangan Frederic Injai.
Suasana seremonial peluncuran Kampung Peramalan OPT di Kalurahan Sumbersari, Moyudan pada Minggu (23/11/2025)./Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman terpilih sebagai satu dari empat wilayah percontohan program Kampung Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di Indonesia. Program yang diinisiasi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian ini resmi diluncurkan di Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, pada Minggu (23/11/2024).
Peluncuran ditandai dengan penanaman padi dan pemotongan tumpeng oleh jajaran Ditjen Tanaman Pangan bersama Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
Sekretaris Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Akhmad Musyafak, menjelaskan program ini bertujuan memprediksi populasi hama di wilayah tertentu sekaligus menjadi model praktik pengamatan, peramalan, dan pengendalian OPT.
“Program berkelanjutan ini memberikan percontohan penerapan pengamatan, peramalan, dan pengendalian OPT jika diperlukan,” ujarnya, Minggu (23/11/2024).
Moyudan dipilih sebagai lokasi percontohan karena potensi pertaniannya dan statusnya sebagai daerah endemis hama tikus. Musyafak menambahkan, petani akan belajar langsung proses pengamatan, peramalan, dan pengendalian OPT di bawah bimbingan Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT).
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyambut positif program tersebut. Ia menyebut pengendalian hama menjadi perhatian khusus, terutama di wilayah Sleman Barat yang merupakan salah satu penyangga ketahanan pangan DIY.
“Program Kampung Peramalan OPT sejalan dengan pembangunan pertanian modern yang mengedepankan presisi, efisiensi, dan keberlanjutan,” ujarnya.
Danang meyakini kehadiran kampung peramalan ini akan membantu petani mengambil keputusan lebih tepat, cepat, dan akurat.
“Informasi dari sistem peramalan akan membantu petani menentukan waktu tanam, memilih varietas, dan melakukan pengendalian hama secara terpadu,” imbuhnya.
Pemkab Sleman berkomitmen mendorong digitalisasi pertanian melalui penguatan sistem informasi, pemanfaatan sensor lapangan, peningkatan kapasitas penyuluh, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi.
“Kami berharap Kampung Peramalan OPT ini tidak hanya berhenti sebagai proyek percontohan, tetapi dapat direplikasi di berbagai wilayah lain,” pungkas Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026. Pieter Huistra siapkan rotasi dan menunggu perkembangan Frederic Injai.
Oase Malioboro hadir sebagai destinasi wisata baru di Jogja dengan pertunjukan seni, budaya Jawa, teknologi imersif, dan ruang hijau.
Simulasi UMP 2027 jika naik 9,5% menempatkan upah minimum Jogja sebesar Rp2,64 juta. Cek proyeksi 38 provinsi lainnya.
Cheers Water mendukung Erafone Run 2026 di Museum Gunungapi Merapi dengan menyediakan air mineral dan fasilitas water station untuk memenuhi kebutuhan hidrasi r
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (1/11/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Sebanyak 4.500 pelari mengikuti Erafone Run 2026 Jogja Series di Museum Gunungapi Merapi dengan konsep Sunset Road Run yang memadukan olahraga, wisata, hiburan,