Dua Laga Tanpa Poin, Pieter Huistra Soroti Pertahanan PSS Sleman
PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di kandang. Pieter Huistra kecewa dan menyoroti pertahanan Super Elja yang mudah kebobolan.
Suasana seremonial peluncuran Kampung Peramalan OPT di Kalurahan Sumbersari, Moyudan pada Minggu (23/11/2025)./Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman terpilih sebagai satu dari empat wilayah percontohan program Kampung Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di Indonesia. Program yang diinisiasi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian ini resmi diluncurkan di Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, pada Minggu (23/11/2024).
Peluncuran ditandai dengan penanaman padi dan pemotongan tumpeng oleh jajaran Ditjen Tanaman Pangan bersama Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
Sekretaris Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Akhmad Musyafak, menjelaskan program ini bertujuan memprediksi populasi hama di wilayah tertentu sekaligus menjadi model praktik pengamatan, peramalan, dan pengendalian OPT.
“Program berkelanjutan ini memberikan percontohan penerapan pengamatan, peramalan, dan pengendalian OPT jika diperlukan,” ujarnya, Minggu (23/11/2024).
Moyudan dipilih sebagai lokasi percontohan karena potensi pertaniannya dan statusnya sebagai daerah endemis hama tikus. Musyafak menambahkan, petani akan belajar langsung proses pengamatan, peramalan, dan pengendalian OPT di bawah bimbingan Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT).
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyambut positif program tersebut. Ia menyebut pengendalian hama menjadi perhatian khusus, terutama di wilayah Sleman Barat yang merupakan salah satu penyangga ketahanan pangan DIY.
“Program Kampung Peramalan OPT sejalan dengan pembangunan pertanian modern yang mengedepankan presisi, efisiensi, dan keberlanjutan,” ujarnya.
Danang meyakini kehadiran kampung peramalan ini akan membantu petani mengambil keputusan lebih tepat, cepat, dan akurat.
“Informasi dari sistem peramalan akan membantu petani menentukan waktu tanam, memilih varietas, dan melakukan pengendalian hama secara terpadu,” imbuhnya.
Pemkab Sleman berkomitmen mendorong digitalisasi pertanian melalui penguatan sistem informasi, pemanfaatan sensor lapangan, peningkatan kapasitas penyuluh, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi.
“Kami berharap Kampung Peramalan OPT ini tidak hanya berhenti sebagai proyek percontohan, tetapi dapat direplikasi di berbagai wilayah lain,” pungkas Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di kandang. Pieter Huistra kecewa dan menyoroti pertahanan Super Elja yang mudah kebobolan.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Rabu 16 September 2026 tersedia untuk perpanjangan SIM A dan C. Simak lokasi, waktu, dan syaratnya.
Polisi membongkar jaringan sabu Jakarta-Surabaya-Lombok dengan barang bukti 5.418,10 gram sabu yang disembunyikan di ban serep mobil.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 16 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu keberangkatan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
UEFA menetapkan Muenchen dan Barcelona sebagai tuan rumah final Liga Champions 2028 dan 2029, serta venue final kompetisi Eropa lainnya
Adhi Karya meminta maaf atas 2.400 unit LRT City yang belum diserahterimakan. Audit investigasi dan opsi refund disiapkan.