Advertisement
Dinsos Gunungkidul Imbau Bansos Tidak Disalahgunakan
Foto ilustrasi pembagian bansos / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Gunungkidul mengingatkan KPM agar menggunakan bansos sesuai peruntukan menyusul temuan ribuan penerima yang terindikasi judi online.
Kepala Dinsos P3A Gunungkidul, Markus Tri Munarja, menekankan bahwa bansos harus dikelola optimal demi kesejahteraan keluarga.
Advertisement
"Jangan sampai bansos yang tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas hidup warga masyarakat disalahgunakan dengan aktivitas yang ilegal," katanya, Kamis (4/12/2025).
Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos P3A Gunungkidul, Suyono, mengungkapkan adanya data dari Dinas Sosial DIY bahwa terdapat 7.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terindikasi terlibat judi online, dan 2.397 KPM di antaranya merupakan warga Gunungkidul.
BACA JUGA
Mekanisme Klarifikasi dan Pengecekan Lapangan
Suyono menegaskan bahwa konsekuensi bagi KPM yang teridentifikasi dalam aktivitas judi online adalah penghentian bantuan.
Namun, bagi KPM yang merasa tidak pernah terlibat, mereka dapat mengajukan klarifikasi atau sanggahan.
Klarifikasi dilakukan melalui aplikasi SIKS-NG daring kalurahan. Dinsos P3A akan memfasilitasi pembuatan surat pernyataan KPM. Petugas wajib melakukan pengecekan langsung hingga ke tingkat keluarga untuk memverifikasi KPM benar-benar tidak terindikasi judi online.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Usai Bantul, Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Cilacap di Laut Selatan
- KDMP Pandowoharjo Gelar RAT Perdana, Target Buka 10 Gerai WARIS
- Motor dan Tas Berisi Senjata Tajam Ditemukan di Pinggir Laut Girisubo
- BMKG Pastikan Gempa Bantul dan Pacitan Berasal dari Sumber Berbeda
- Wabup Kulonprogo Genjot Pendidikan dan Ekonomi demi Tekan Kemiskinan
Advertisement
Advertisement




