PAD Moncer, DPRD Minta Jalan Jalur Wisata di Gunungkidul Diperbaiki
PAD wisata Gunungkidul direncanakan naik Rp21 miliar. DPRD meminta perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata digencarkan.
Ilustrasi kekeringan/REUTERS-Jose Cabezas
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat Kecamatan Girisubo menjadi wilayah pertama yang mengajukan permintaan bantuan air bersih. Diprediksi dalam kurun waktu lima bulan ke depan, wilayah yang mengajukan bantuan terus bertambah.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki, mengatakan jajarannya mulai mendata potensi daerah rawan kekeringan selama musim kemarau. Namun hingga saat ini baru Kecamatan Girisubo yang mengajukan permohonan resmi terkait dengan bantuan air bersih. "Baru satu kecamatan yang mengajukan bantuan dropping ke BPBD," kata Edy, Rabu (23/5/2019).
Dia menjelaskan permintaan air bersih terus meningkat seiring datangnya musim kemarau. Berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, khususnya di wilayah selatan seperti Kecamatan Rongkop, Tepus, Tanjungsari hingga Purwosari menjadi langganan kekeringan. Untuk dropping BPBD mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 juta. "Pasti bertambah, khususnya saat memasuki musim kemarau. Diprediksi ancaman kekeringan berlangsung selama lima bulan," katanya.
Untuk penyaluran, BPBD menyiapkan tujuh truk tangki pengangkut air. Meski demikian, di dalam penyaluran hanya enam truk yang diterjunkan karena satu tangki harus menjadi cadangan apabila ada yang rusak. "Jadi kalau nanti ada yang rusak bisa langsung diganti dengan kendaraan cadangan sehingga penyaluran tidak terganggu. Rencananya distribusi air ke masyarakat mulai dilakukan di akhir bulan ini," katanya.
Sekretaris Camat Girisubo, Arif Yahya, mengatakan wilayahnya masuk daerah rawan kekeringan saat musim kemarau. Setiap tahun kekeringan melanda delapan desa. Menurut dia Girisubo tidak memiliki banyak sumber air sehingga saat kemarau sehingga rawan kekeringan. Ia mencatat hingga saat ini ada tiga sumber mata air yakni sumber Songbanyu, Pulejajar, dan Puring. “Sumber paling besar ada di Songbanyu dan Pulejajar. Sedangkan untuk Puring debitnya relatif kecil. Di sumber-sumber inilah sejumlah truk tangki swasta mengambil untuk dijual ke masyarakat,” katanya.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, berharap bantuan air bersih segera diserahkan karena sebentar lagi memasuki Idulfitri. Jangan sampai ada warga yang kesulitan air pada saat Lebaran berlangsung. "Segera dikirim karena air menjadi salah satu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Jadi jangan sampai ada masalah karena warga kekurangan air bersih," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul direncanakan naik Rp21 miliar. DPRD meminta perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata digencarkan.
Perbaikan jalan rusak di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Candirejo, Semin mulai dikerjakan, meski belum menyasar ke seluruh ruas yang mengalami kerusakan.
Mengusung tema “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri”, peringatan tahun ini menegaskan perjalanan UT sebagai pelopor pendidikan tinggi terbuka dan ja
ebanyak 1.005 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) mengikuti kegiatan Maba
Google investasi US$15 miliar di Finlandia untuk pusat data, energi dan AI. Proyek ini diproyeksikan menciptakan 37.000 lapangan kerja.
Prabowo menginstruksikan pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Selat Sunda. Sebanyak 11 kapal dikerahkan.