Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ilustrasi sejumlah sapi yang ada di pasar hewan terpadu di Kecamatan Pengasih, beberapa waktu lalu. Kehadiran pasar hewan terpadu ini harapannya bisa mendorong para peternak lebih peka terhadap pergerakan harga ternak di pasaran.Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KARANGMOJO – Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul hingga saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap empat sampel yang berkaitan dengan sapi mati mendadak di Dusun Grogol IV, Bejiharjo, Karangmojo. Rencananya hasil uji sampel ini baru keluar dari Balai Besar Veteriner Wilayah DIY Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian pada Senin (27/5/2019) besok.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bamang Wisnu Broto mengatakan, pihaknya masih menunggu empat sampel uji laborat. Menurut dia, pada saat dugaan antraks menjangkit, melakukan uji sampel di lima titik yang terdapat sapi mati dan hingga saat ini yang keluar baru satu sampel. “Yang sudah ada hasilnya baru milik Sardi [warga Dusun Grogol IV] dan hasilnya positif antraks,” kata Bambang kepada wartawan, Jumat (24/5/2019).
Menurut dia, pihaknya tidak mau berspekulasi dengan empat sampel lain yang masih dalam proses penelitian dan baru keluar pada Senin mendatang. Ia berharap hasil sampel-sampel itu negatif sehingga tidak semakin membuat warga khawatir. “Kita tunggu saja hasilnya, tapi mudah-mudahan negative,” ungkapnya.
Meski masih menunggu hasil pengujian empat sampel lainnya, Bambang menegaskan bahwa pemkab berkomitmen untuk melakukan pencegahan agar bakteri tidak semakin meluas. Selain berencana memberikan sosialisasi ke masyarakat berkaitan dengan antraks, dinas pertanian dan pangan juga sudah melakukan koordinasi lintas sektoral untuk memaksimalkan program pencegahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Perpanjang SIM di Jogja Agustus 2026 bisa lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, serta biaya perpanjangannya.
Jadwal perpanjang SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di SIMMADE, MPP, Satpas hingga Simenor Ngabuburit. Cek lokasi dan jam layanan.
BGN menutup permanen 504 dapur MBG karena tak layak sanitasi. Sebanyak 3.000 dapur lainnya masih menjalani pemeriksaan.
WhatsApp menghadirkan Meta Business Agent untuk bisnis Indonesia. Agen AI ini membantu melayani pelanggan 24 jam dan mempercepat respons hingga penjualan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.