Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Petugas Dishub Gunungkidul mengecek kondisi bus di garasi bus PO Maju Lancar di Desa Logandeng, Kecamatan Playen, Selasa (28/5/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul berencana menggelar inspeksi keselamatan atau ramp check secara berkala dengan sasaran armada angkutan Lebaran 2019. Kegiatan ini untuk memastikan kendaraan layak jalan sehingga angka kecelakaan dapat ditekan.
Kepala Dishub Gunungkidul, Syarief Armunanto, mengatakan ram check dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan angkutan umum. Rencananya pemeriksaan dilakukan rutin setiap hari di Terminal Dhaksinarga, Selang, Wonosari. “Untuk mengurangi risiko kecelakaan ramp check kami lakukan setiap hari. Jika tidak layak, maka kendaraan tidak diberangkatkan,” kata Syarief kepada wartawan di sela-sela pemeriksaan di garasi bus PO Maju Lancar, Desa Logandeng, Kecamatan Playen, Selasa (28/5/2019).
Dia menjelaskan di dalam pemeriksaan kesiapan armada angkutan Lebaran di garasi bus PO Maju Lancar, petugas menemukan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang kondisinya tidak layak jalan lantaran saat diperiksa salah satu ban dalam kondisi aus. “Sudah kami catat dan harapannya ban diganti sehingga bisa layak jalan,” katanya.
Selain memeriksa kondisi kendaraan di garasi bus PO Maju Lancar, ramp check juga dilakukan di garasi bus PO Rosalia Indah di Kecamatan Semin. Adanya temuan di lapangan dijadikan catatan. Jika kendaraan layak jalan maka dipasang stiker Angkutan Lebaran 2019. “Harapannya para penumpang menggunakan armada yang telah terpasangi stiker. Pemasangan itu sebagai tanda bahwa kendaraan telah lolos uji pemeriksaan,” katanya.
Pemilik PO Maju Lancar, Sutrisno, mengatakan perusahannya menyiapkan 40 bus untuk angkutan Lebaran 2019. Menurut dia, dari hasil pemeriksaan petugas Dishub Gunungkidul, ada beberapa bus miliknya yang kondisi belum layak jalan. “Ada ban bus yang sudah aus dan masih terpasang. Ini bukan masalah karena kami siap menggantinya sehingga armada benar-benar layak jalan,” katanya.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, mengatakan pelaksanaan ramp check untuk mengetahui kesiapan penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini. Dia berharap selama arus mudik maupun balik dapat berjalan dengan lancar. “Mudah-mudahan tidak ada insiden yang dapat mengganggu perayaan Lebaran. Ya kalau memang ada temuan saat pemeriksaan segera ditindaklanjuti dengan perbaikan sehingga armada benar-benar layak jalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia 24 perjalanan, dengan keberangkatan YIA mulai 04.20 WIB dan Tugu 05.16 WIB.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.